Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 12 Des 2021 20:33 WIB ·

Cuaca Buruk Pengaruhi Harga Cabai Banyak Petani Gagal Panen dan Cabai Membusuk


 <span class=Cuaca Buruk Pengaruhi Harga Cabai Banyak Petani Gagal Panen dan Cabai Membusuk"> Perbesar

KOTABUMI-Buruknya cuaca akhir-akhir ini membuat harga Cabai Merah di pasaran terus mengalami pelonjakan yang signifikan.

Bagaiaman tidak, akibat cauaca buruk hasil pertanian petani Cabai menjadi anjlok dan tidak sedikit Petani yang mengalami gagal panen dan banyak cabai yang busuk.”Kita sudah cari tau kenapa harga cabai naik, itu faktornya karena cuaca. Saat ini memang cuaca sedang tidak baik, hujan hampir terjadi setiap hari dan pengiriman cabai terkendala. Bahkan informasi yang kita dapat banyak Cabai petani yang busuk, sehingga mengalami gagal panen,”ucap Kepala Dinas Perdagangan(Kadisdag) Lampura Hendri, Minggu (12/12).

Agar harga tidak terus mengalami kenaikan masih Hendri, ia meminta kepada Masyarakat untuk tidak membeli cabai dalam jumlah banyak.
Apalagi sampai melakukan penimbunan, ini tidak dibenarkan.
Dari pantauan tim Disdag harga cabai terus mengalami kenaikan mulai dari Rp 10 Ribu hingga Rp 25 Ribu perkilogramnya.
Seperti harga Cabai Keriting sebelumnya Rp 35 Ribu saat ini Rp 45 Ribu perkg.
Kemudian untuk Rawit Jengki itu mengalami kenaikan cukup tinggi yakni dari sebelumnya Rp 20 Ribu saat ini Rp 45 Ribu perkg.”Dari hasil pantauan tim kita di beberapa Pasar kenaikan itu bervariasi, ada yang Rp 10 ribu, Rp 15 Ribu bahkan ada yang naik sampai Rp 25 Ribu. Naiknya harga ini kita terus lakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung,”paparnya.

Sementara untuk harga Minyak Makan baik curah maupun kemasan tambah Hendri, memang saat ini belum ada penurunan harga.
Selain melakukan koordinasi ke Provinsi, ia juga melakukan koordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia untuk mendistribusikan Minyak goreng ke Alfamart dan Indomaret.
Sehingga tidak hanya disuplay ke Pasar-pasar saja.
Sehingga harganya tidak melambung tinggi.”Kalau untuk minyak itu sifatnya Nasional naiknya. Tapi kita dalam waktu dekat akan berkomunikasi dengan Badan Urusan Logistik(Bulog) untuk melihat sejauh mana stok minyak di Bulog. Jika jumlahnya banyak kita akan adakan Bazar menjelang Natal ini,”pungkasnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Hasil Konferja, Provinsi Lampung Bakal Jadi Tuan Rumah HPN 2027

7 Februari 2026 - 20:26 WIB

Bersama Disparbud 9 Penari Diberangkatkan Menuju HPN PWI Banten

7 Februari 2026 - 10:52 WIB

Trending di Headline