Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 21 Des 2021 20:19 WIB ·

Jelang Nataru, Disdag Lampura Pastikan Sembako Aman Hendri Langsung Pimpin Sidak di Sejumlah Pasar


 caption : Kadisdag Lampura Hendri saat berbincang dengan Pedagang Daging di Pasar Sentral, Selasa(21/12). Foto RIA  Perbesar

caption : Kadisdag Lampura Hendri saat berbincang dengan Pedagang Daging di Pasar Sentral, Selasa(21/12). Foto RIA

KOTABUMI-Untuk memastikan ketersedian sejumlah bahan pokok menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru(Nataru), Kepala Dinas Perdagangan(Disdag) Lampung Utara(Lampura) bersama jajarannya kembali melakukan Inspeksi Mendadak(Sidak) Sembako di Pasar Sentral Kotabumi.

Usai Sidak Hendri mengatakan, dari hasil turun ke bawah setelah berbincang dengan para Pedagang, ia menemukan ada sejumlah Bahan pokok yang harganya mengalami kenaikan.
Kemudian ada juga yang masih bertahan yakni stabil dan ada juga yang mengalami penurunan meski sedikit.”Alhamdulillah untuk stoknya kita lihat aman, hanya telur yang memang harganya naik. Hal ini karena ketersedian telur banyak dibeli oleh E-Warung guna kebutuhan penerima bantuan PKH dan bantuan sosial lainnya. Kalau untuk yang lainnya aman,”ucap Kadisdag Lampura Hendri usai melakukan Sidak, Selasa(21/12).

Untuk harga Sembako yang hingga saat ini masih stabil lanjut Hendri, yakni Beras, bahkan stoknya juga aman.
Kemudian telur mengalami kenaikan Rp 1000 hingga Rp 2000 perkilogram(kg).
Begitu juga dengan harga Daging sebelumnya hanya Rp 120 saat ini Rp 130 perkg.
Diikuti juga dengan harga ayam potong naik dari Rp 2 hingga Rp 3 Ribu perkgnya.
Sementara untuk harga Cabai Merah mulai turun sedikit demi sedikit hingga Rp 5 Ribu perkg.”Kalau harga cabai kecil rawit memang masih tinggi, tapi kalau merah mulai berangsur turun,”jelasnya.

Dirinya kembali menghimbau kepada seluruh Masyarakat untuk membeli kebutuhan sesuai dengan keperluan.
Jangan sampai di beli dalam jumlah banyak sehingga terjadi penumpukan.
Kemudian diminta juga kepada Masyarakat untuk tidak panik, dengan tidak paniknya masyarakat yakni membeli dalam jumlah banyak maka harga akan tetap stabil.
Namun jika Masyarakat membeli dalam jumlah besar tentu harga akan merangkak naik.”Belilah dengan sewajarnya sesuai dengan kebutuhan, jangan berlebihan.
Kalau stoknya semakin menipis harganya tentu akan semakin naik,”himbaunya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Hasil Konferja, Provinsi Lampung Bakal Jadi Tuan Rumah HPN 2027

7 Februari 2026 - 20:26 WIB

Bersama Disparbud 9 Penari Diberangkatkan Menuju HPN PWI Banten

7 Februari 2026 - 10:52 WIB

Trending di Headline