Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 22 Des 2021 20:40 WIB ·

Tak Serius Proses Pilwabup, Rakyat Bergerak Ancam Demo Bupati Lampura


 caption : Mahali A Syauri Perbesar

caption : Mahali A Syauri

KOTABUMI–Bupati Lampung Utara (Lampura), Budi Utomo, dinilai hanya lips service atau basa basi semata, terkait proses Pemilihan wakil bupati (Pilwabup). Indikasinya semakin tampak, ketika bupati memanggil pimpinan parpol pengusung pada Kamis (16/12) lalu. Bukannya berembuk soal siapa calon yang akan diusulkan, pertemuan itu hanya menghasilkan kesepakatan, bahwa kursi wabup harus terisi. Bupati seakan hanya membangun opini, bahwa dirinya serius menghendaki adanya wabup.

Disisi lain, pertemuan itu sebagai jawaban atas Surat ketiga yang dilayangkan Gubernur Lampung. “Inikan hanya basa-basi saja, agar publik utamanya Gubernur tahu bahwa ia (bupati) serius. Bupati ingin mengesankan, justru yang belum siap itu parpol pengusung, untuk menyampaikan dua nama calon,”tegas Mahali A Syauri, tokoh Pemuda Lampura, Rabu (22/12).

Mantan Ketua DPD KNPI Lampura itu mengatakan, menyerahkan calon yang akan diusulkan pada parpol tanpa campur tangan langsung bupati, dipastikan tidak akan berhasil. Terlebih diantara parpol pengusung, telah mengantongi nama calon yang sudah direkomendasikan oleh induk partainya. Pada posisi ini jelas parpol akan mempertahankan apa yang sudah menjadi ketetapan induk partai. Jika keempat parpol pengusung sama-sama bertahan, bagaimana dapat sampai pada kesepakatan dua nama calon untuk diusulkan. Disini jelas peran bupati sebagai pihak yang paling berkepentingan untuk berembuk bersama.

Membangun komitmen kuat dan meyakinkan parpol-parpol itu demi Kabupaten Lampura kedepan. “Paling tidak bupati memberikan masukan atau arahan, lalu secara tegas meminta parpol untuk menyerahkan nama calon dengan memberikan batasan waktu. Sepanjang ini tidak dilakukan, berarti keinginan agar kursi wabup terisi cuma basa-basi semata. Bupati merasa lebih nyaman memerintah sendiri tanpa didampingi wabup,” ujar mantan Anggota DPRD Tulangbawang itu.

Ditambahkan Mahali, Sudah lebih satu tahun kursi wabup lowong. Waktu yang cukup lama untuk pengisian kursi wabup, jika bupati serius. Jika bupati memang menghendaki Lampura menjadi lebih maju dan sejahtera. Sebab bagaimanapun, dengan usianya saat ini tidak lagi bekerja optimal. Apalagi beban tugas kepala daerah sangat berat ditambah dengan berbagai persoalan. Dengan adanya pendamping, maka beban tugas itu dapat terbagi dan berjalan sesuai harapan. “Sayangnya bupati terus mengulur-ukur dengan berbagai alasannya. Tolong dong jangan bohongi rakyat Lampura, kualat nanti,” pintanya.

Dikatakan Mahali, jika sikap bupati terus demikian, akan mengundang kemarahan rakyat. Bahkan ia sendiri akan menggalang kekuatan untuk aksi turun kejalan, jika sampai akhir Januari bupati tidak melakukan langkah kongkrit terkait Pilwabup. Aksi itu tidak hanya akan dilakukan di Lampura dan diprovinsi Lampung saja, tetapi juga akan dilakukan di Jakarta. Agar Pemerintah pusat tahu, bahwa bupati tidak taat akan Undang-undang. Termasuk juga abai atas instruksi gubernur Lampung, agar dirinya segera melaksanakan Pilwabup. “Saya pastikan akan ada kekuatan rakyat yang bakal dihadapi bupati, jika beliau terus mengulur-ulur dengan segala retorikannya,” pungkas Mahali (her)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Hasil Konferja, Provinsi Lampung Bakal Jadi Tuan Rumah HPN 2027

7 Februari 2026 - 20:26 WIB

Bersama Disparbud 9 Penari Diberangkatkan Menuju HPN PWI Banten

7 Februari 2026 - 10:52 WIB

Trending di Headline