KOTABUMI–Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Utara (Lampura) berencana melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara penuh atau 100 persen. Yakni PTM yang dilaksanakan secara normal seperti yang dilakukan sebelum pandemi melanda negeri ini. Hanya saja, pihak sekolah harus menerapkan protokoler kesehatan (Prokes) secara ketat. Rencananya PTM secara penuh itu mulai dilaksanakan pekan depan. Tergantung persetujuan Bupati Lampura, Budi Utomo.
“Kami akan meminta pertimbangan dulu dengan beliau. Jika disetujui maka PTM 100 persen akan dimulai pada awal pekan depan,” jelas Kepala Disdikbud Lampura, Mat Soleh, Kamis (6/1).
Mat Soleh menuturkan, PTM secara menyeluruh itu adalah melaksanakan PTM seperti biasanya sebelum pandemi berlangsung. Namun, pelaksanaannya masih tetap mengedepankan prokes, dengan lamanya PTM selama enam jam dalam satu hari pembelajaran..
Menurut Mat Soleh rencana pelaksanaan PTM normal ini didasari pelbagai pertimbangan. Tingkat vaksinasi terhadap yang telah mencapai target, vaksinasi terhadap orang dengan usia lanjut yang telah mencapai target, dan level Lampung Utara yang berada di level I merupakan bagian dari pertimbangan atas rencana tersebut.
“Berdasarkan pertimbangan itu, Lampung Utara sudah memenuhi kriteria untuk pelaksanaan PTM seperti yang diatur dalam aturan yang ada,” ungkapnya.
Adapun mengenai rencana vaksinasi terhadap siswa dengan usia 6 – 11 tahun, Mat Soleh menjelaskan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak Polres, Kodim, dan Dinas Kesehatan. Koordinasi itu bertujuan untuk membahas jumlah vaksin yang dimiliki, lokasi vaksinasi, dan para vaksinator. “Ada sekitar 45 ribuan peserta didik usia 6 – 11 tahun yang bakal divaksinasi,” pungkasnya (ria/her)

Lampura Terapkan PTM Secara Penuh Bagi Siswa SD dan SMP 




