KOTABUMI–Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), pastikan ketersediaan blanko E-KTP dan blangko Administrasi Kependudukan (Adminduk) lainya aman hingga akhir Maret 2022. Hal tersebut disampaikan kasi Pindah Datang Penduduk Bambang, mendampingi Kepala Disdukcapil Lampura, Khairul Anwar, Minggu (16/1).
Menurutnya, blanko e-KTP dan Adminduk lainnya, sejatinya tidak didrop untuk satu tahun. Melainkan tergantung dengan kebutuhan di daerah. Seperti halnya di Kabupaten Lampura, saat ini stok blanko masih ada. Diperkirakan cukup sampai akhir bulan Maret. Namun ketika bulan Februari stok menipis, Pihaknya akan meminta blonko-blanko dimaksud, sehingga ketersediaan blanko tetap ada dan tidak menghambat proses pelayanan. “Jika nanti di akhir Februari blanko menipis kita minta lagi ke pusat, dengan begitu tidak menghambat pelayanan yang kita berikan,” jelasnya.
Selain ketersediaan blanko, pihaknya juga mempersiapkan stok ribbon atau tinta untuk cetak e-KTP. Tahun lalu anggarannya masih memakai Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun untuk tahun ini sudah menggunakan Dana APBD Lampura. Disinggung soal target pelayanan perekaman E-KTP pada tahun 2021 lalu, Disdukcapil Lampura mampu mencapai target yaitu 90% . Sementara program jemput bola saat masih berlanjut dengan nama program ‘Ketuk Pintu Rumah Warga’. Dalam hal ini petugas akan mendatangi rumah warga yang mengalami kekurangan atau keterbatasan fisik dan mental. “Saya berharap di tahun ini semua yang telah ditargetkan juga tercapai, dan segala pelayanan berjalan lancar tanpa hambatan, kita pastinya selalu berupaya dalam melayani masyarakat Kabupaten Lampung Utara secara maksimal,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Pihak Disdukcapil di hari pertama masuk kerja langsung melakukan jemput bola(Jebol) bagi Lansia dan Orang Dalam Gangguan Jiwa(ODGJ).”Sudah, kita sudah mulai bergerak kembali melakukan Jebol perekaman KTP-Elektronik bagi Lansia dan ODGJ. Alhamdulillah sudah kita mulai sejak awal masuk pergantian tahun dan terus berjalan hingga hari ini(kemarin, Red),”jelasnya.
Perekaman KTP-El sendiri sambung Khairul, dilakukan mulai dari Jebol di Kelapa Tujuh Kotabumi yakni untuk Penyandang Disabilitas serta Lansia yang ada di Kelurahan Tanjung Harapan.
Jebol sendiri dilakukan juga berdasarkan ajuan dari Masyarakat karena anggota keluarganya tidak bisa pergi ke Kecamatan terdekat ataupun ke kantor Disdukcapil.”Kita tetap berjalan semuanya, di kantor tetap ada perekaman dan pelayanan Administrasi Kependudukan lainnya,”paparnya.
Selain itu terus Khairul, pihaknya juga akan melakukan Jebol ke sekolah-sekolah yakni melakukan perekaman bagi para peserta didik yang usianya sudah 17 tahun.
Seperti sebelumnya pihaknya sudah melakukan Jebol di beberapa sekolah diantaranya di SMA Kemala Bhayangkari.
Dengan sudah memiliki kartu tanda penduduk tersebut, anak-anak ketika lulus sekolah ingin mendaftar pekerjaan dan untuk keperluan lainnya mereka sudah memiliki KTP-El.”Jebol ke sekolah ini yang utamanya kita lakukan, karena para peserta didik yang usianya sudah 17 tahun harus memiliki KTP-Elektronik,”pungkasnya.(her)

Stok Blanko e-KTP di Lampura Aman 




