Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 14 Feb 2022 18:55 WIB ·

Minyak Goreng Langka di Pasaran TPID Lampura Gelar Rapat, Rancang Pelaksanaan OP


 Caption : Sekda Lampura Drs. Hi. Lekok, saat memimpin rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah(TPID), Senin(14/2). Foto IST Perbesar

Caption : Sekda Lampura Drs. Hi. Lekok, saat memimpin rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah(TPID), Senin(14/2). Foto IST

KOTABUMI – Menyikapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan sejumlah bahan pangan akibat tidak terkendalinya laju inflasi. Tim Pengendali Inflasi Daerah(TPID) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) menggelar rapat dengan melibatkan sejumlah pihak.
Diantaranya Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Sekretariat Kabupaten(Setkab) Lampura, Bagian Perekonomian, Dinas Perdagangan, Dinas Pengelola Keuangan dan Adet(DPKA), Badan Perencana Pembangunan Daerah(Bappeda), Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian, Badan Pusat Statistik(BPS), Badan Urusan Logistik(Bulog), serta Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo).
Dalam rapat yang dipimpin langsung Sekda Lampura Drs. Hi. Lekok selaku ketua harian TPID itu dalam rangka menindaklanjuti tujuh butir perintah gubernur Lampung nomor 500/0423/04/2022/ tertanggal 31 Januari 2022, perihal optimalisasi pengendalian inflasi dan pengembangan UMKM.

“Dalam surat itu jelas mengintruksikan agar pemerintah daerah kabupaten/kota diminta melakukan antara lain operasi pasar, bila terjadi kelangkaan bahan pokok. Selanjutnya memerintahkan pemerintah daerah untuk membeli komoditas pertanian dari para petani, jika harga komoditas rendah, ” jelas Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setkab Lampura, Anom Sauni, Senin(14/2).

Berdasarkan hasil rapat, lanjut Anom, ada sejumlah poin penting yang akan dilakukan yakni antara lain akan menggelar operasi pasar(OP) dengan lebih lanjut berkoordinasi bersama bulog dan dinas perdagangan.

Namun sebelum OP dilaksanakan, imbuh Anom, TPID akan turun lapangan guna melakukan kroscek bahan pokok yang mengalami kelangkaan di pasaran.
”Untuk saat ini, kita ketahui bersama, minyak goreng di pasaran mengalami kelangkaan. Tapi, tidak menutup kemungkinan ada jenis sembako lain yang juga mengalami kelangkaan,” paparnya.

Dia menghimbau masyarakat untuk tetap kondusif, Karen pemerintah akan tetap hadir di tengah masyarakat dalam mengatasi berbagai problematika yang terjadi.
” Jaga situsi tetap kondusif, sebagai aparatur tentunya pemerintah akan senantiasa ada di tengah – tengah masyarakat khususnya dalam ikut serta mengendalikan laju inflasi,”kata Anom.

Kemudian, lanjut Anom, bagi para spekulan yang dengan sengaja, dan kedapatan menimbun produk – produk sembako, khususnya minyak goreng, maka pihaknya tidak akan mentolelir.

” Sanksi tegas akan diberlakukan bagi siapapun melakukan kecurangan. Sanksi hukum menanti, ” pungkasnya.(rid)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Hasil Konferja, Provinsi Lampung Bakal Jadi Tuan Rumah HPN 2027

7 Februari 2026 - 20:26 WIB

Bersama Disparbud 9 Penari Diberangkatkan Menuju HPN PWI Banten

7 Februari 2026 - 10:52 WIB

Trending di Headline