KOTABUMI-Terkait Pemberangkatan Calon Jamaah Haji(CJH) Menteri Agama RI melakukan rapat kerja bersama.
Dalam rapat bersama itu ada 10 poin yang dibahas dalam mekanisme Haji tahun 2022.
Kepala Kemenag Lampura H. Totong Sunardi menjelaskan, terkait informasi kapan para CJh akan diberangkatkan, hingga saat ini Kemenag Lampura belum menerima surat terkait hal tersebut.
Namun Kemenag sudah menyiapkan 10 mekanisme dalam pembahasan Haji tahun 2022.”Ada 10 Poin yang kami bahas dalam rapat Zoom bersama itu. Dan 10 poin itu akan kita sosialisasikan melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh(KBIHU) dan KUA Kecamatan,”ucap Kepala Kemenag Lampura Totong Sunardi, Senin (21/2).
10 Poin tersebut lanjut Totong diantaranya, Pertama, kepastian Penyelenggaraan Ibadah Haji yang hingga saat ini belum diperoleh.
Kedua, tentang MoU persiapan penyelenggaraan ibadah haji.
Skenario penyelenggaraan ibadah haji, waktu yang tersisa untuk persiapan penyelenggaraan ibadah haji.
Sesuai perkiraan jadwal, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji tahun 1443 H/2022 M direncanakan berangkat pada 4 Dzulqa’dah 1443 H /5 Juni 2022 M.
Kemudian pelayanan jemaah haji di Arab Saudi, pelayanan di embarkasi haji. Kementerian Agama terus melakukan peningkatan pelayanan di embarkasi.
Antara lain melalui peningkatan fasilitas sarana dan prasarana asrama haji, perekaman data biometrik jemaah, dan pelayanan barang bawaan jemaah di embarkasi.”Kementerian Agama akan memberikan insentif Kepala Regu (Karu) dan Kepala Rombongan (Karom). Tujuannya, untuk memberikan semangat kepada jemaah haji yang mendapat tugas tambahan sebagai Karu dan Karom.
Selanjutnya memberikan pembinaan jemaah haji di dalam negeri dan luar negeri.
Untuk manasik di tingkat KUA Kecamatan dilakukan sebanyak delapan kali untuk wilayah luar Jawa dan enam kali untuk wilayah Jawa. Adapun manasik di tingkat Kankemenag dilakukan sebanyak dua kali,”paparnya.
Totong juga menghimbau kepada seluruh CJH, agar para CJH, tetap belajar manasik haji secara mandiri dari berbagai sumber.
Seperti diskusi atau bertanya pada para ustadz/ustadzah.
Tetap jaga kesehatan, jaga pola makan, tidur yang cukup dan olahraga, untuk mempersiapkan keberangkatan haji ( jika ada keberangkatan haji ) yang tinggal kurang lebih 4 bulan lagi.”Tetap persiapkan semuanya karena kita tidak tau kapan surat akan turun. Kalau semua sudah siap saat diumumkan bis berangkat kita sudah siap semua,”himbaunya.(ria/her)






