Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 1 Mar 2022 19:27 WIB ·

Dinas Koperasi Aktifkan Kembali Sentra Oleh-oleh


 caption : Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Lampura Dina Prawitarini sat menggelar rapat bersama Pelaku UMKM di kantornya, Selasa (1/3). Foto RIA  Perbesar

caption : Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Lampura Dina Prawitarini sat menggelar rapat bersama Pelaku UMKM di kantornya, Selasa (1/3). Foto RIA

KOTABUMI-Guna menghidupkan kembali hasil Usaha Kecil Mikro Menengah(UMKM) yang digiatkan oleh para Pengrajin Rumahan dari Kabupaten Lampung Utara(Lampura), Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian setempat tahun 2022 ini hidupkan kembali Sentra Oleh-oleh yang ada di depan Kantor TP-PKK Kotabumi.”Hidupnya kembali Sentra Oleh-oleh untuk membangkitkan kembali hasil kerajinan rumahan dari para Pengrajin.
Baik itu berupa makanan, minuman, pakaian, hingga peralatan rumah tangga lainnya,”ujar Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Lampura Dina Prawita Rini, Selasa (1/3).

Tak hanya itu saja lanjut Dina, ditengah Pandemi Covid-19, Dinas Koperasi tetap memberikan pelatihan-pelatihan kepada para Pelaku UMKM.
Selain itu pihaknya jug menggaet Asosiasi UMKM untuk saling mendukung agar produk tetap bisa terjual.

Seperti yang ada di Sentra Oleh-oleh, sejak Januari 2022 sudah banyak produk yang masuk kembali ke ruko-ruko yang sudah disiapkan.”Kita juga memberikan kemudahan kepada para Pelaku UMKM untuk mendapatkan IMB.
Kemudian bekerjasama juga dengan Dinas Kesehatan dan saat ini yang sedang dikejar yakni label Halal. Dalam memeproleh Label Halal ini kita akan bekerjasama dengan Kementrian Agama.

Namun semua butuh proses dan butuh tahapan, tidak semua bisa kita penuhi, semua Pelaku UMKM harus bertahap,”paparnya.

Sejauh ini juga tambah Dina, pihaknya sedang membahas sejauh mana barang-barang hasil Pelaku UMKM bisa masuk dalam E-Katalog.
Karena saat ini sedang di bumingkan pemakaian produk Dalam Negeri, untuk pengadaan barang dan jasa.
Bahkan , saat ini juga pihaknya bekerjasama dengan Lapas Kotabumi.
Seluruh hasil kerajinan tangan warga Binaan Lapas Kotabumi dijual juga di Sentra Oleh-oleh.

Bahkan pihaknya mempersiapkan satu ruko untuk hasil kerajinan warga binaan Lapas Kotabumi.”Untuk bantuan alat-alat masih terus berjalan, seperti alat penggiling kopi dan alat penepung. Kalau untuk tahun ini kita belum bisa pastikan, kia masih melihat APBD terlebih dahulu. Namun kalau untuk APBN itu asalkan ada ajuan dari Pelaku UMKM maka akan kita usulkan,”pungkasnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Hasil Konferja, Provinsi Lampung Bakal Jadi Tuan Rumah HPN 2027

7 Februari 2026 - 20:26 WIB

Bersama Disparbud 9 Penari Diberangkatkan Menuju HPN PWI Banten

7 Februari 2026 - 10:52 WIB

Trending di Headline