KOTABUMI-Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Utara(Lampura) kembali menggelar rapat evaluasi persiapan penilaian Kabupaten Layak Anak(KLA).
Bupati Lampura H. Budi Utomo melalui Asisten I Mankodri menyatakan, untuk menjalankan dan meraih keberhasilan predikat sebagai Kabupaten Layak Anak ini tentu diperlukan pelibatan dan kerjasama dari seluruh lintas bidang terkait.

Ilustrasi KLA
Sehingga seluruh elemen yang tergabung dalam Gugus Tugas KLA harus bersinergi dan berupaya menghilangkan ego sektoral demi terwujudnya keselarasan dan sinkronisai program kegiatan.”Salah satu upaya untuk menyingkronkan program dan kegiatan tersebut adalah melalui Rapat Evaluasi KLA tajhn 2022 seperti yang kita laksanakan pada hari ini. Untuk itu, saya minta kepada semua Perangkat Daerah yang tergabung dalam Gugus Tugas KLA untuk mengumpulkan data-data yang diperlukan, seperti halnya data regulasi atau ketentuan-ketentuan khusus yang mengatur tiap-tiap bidang terkait, data kegiatan yang berkesesuaian dengan program Kabupaten Layak Anak, dan juga termasuk data-data ketersediaan anggarannya,”ucap Mankodri, Senin (21/3)
Kepada seluruh Perangkat Daerah yang tergabung dalam Gugus Tugas KLA lanjut Mankodri, untuk dapat mengisi isian pertanyaan indikator evaluasi KLA tahun 2022 dengan jawaban yang baik dan sesuai dengan arah yang kita harapkan.
Keberpihakan kita terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak ini adalah sesuatu hal yang sangat penting dalam rangka untuk mendukung penyiapan kualitas Sumber Daya Manusia.
Disadari, bahwa anak-anak inilah yang kelak akan menjadi pelaku pembangunan di masa mendatang, dan bahkan nantinya dari mereka juga ada yang menjadi pemimpin-pemimpin daerah, pemimpin bangsa, dan tidak menutup kemungkinan juga akan menjadi pemimpin dunia.”Karena itu, Pemkab berkomitmen untuk menjadikan Lampura sebagai KLA,”kata dia.
Ditambahkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(PP dan PA) Lampura dr. Hj. Maya Natalia Manan, ia mengatakan, Rapat evaluasi KLA ini dalam rangka persiapan penilaian KLA dan juga agar terwujudnya kabipatsn layak anak di Lampura.
Pihakny berharap adanya dukungan dari instansi vertikal dan semua OPD terkait untuk membantu mewujudkan kabupaten layak anak di Lampura, sehingga anak2 merasa aman, nyaman dan senang tinggal di Lampura.”Ada 24 indikator yang harus kita penuhi. Diantaranya sekolah ramah anak, puskesmas ramah anak, adanya taman bermain untuk anak, kartu identitas anak, ada pusat kreatifitas anak dan lainnya,”pungkas Maya.(ria/her)






