ABUNG BARAT – Taman Wisata Green Belt Desa Pengaringan Kecamatan Abung Barat, Lampung Utara(Lampura) diresmikan. Wahana wisata pemancingan ikan itu lahir berkat kerjasama antara Karang Taruna, dan kelompok sadar wisata(pokdarwis) Kecamatan bersama aparatur desa setempat.
Hadir dalam kesemptan itu Asisten III Pemkab Lampura Hi. Sopyan, kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata(Disporapar), Imam Hanafi, Camat Abung Barat Gunaido Uthama, Kapolsek Abung Barat, AKP Ono Karyono, Danramil Peltu Sukardi, dan Bendahara Karang Taruna Lampura Habibi beserta jajarannya. Adapun lokasi Taman Wisata Green Belt yang diresmikan berlokasi di Bendungan Waybumi Abung, Selasa(29/3).
Antusias masyarakat sangat besar menyambul lounching lokasi wisata itu, mengingat minimnya tempat rekreasi di daerah setempat. Tak ketinggalan tim medis dari dinas kesehatan dan puskesmas oganlima juga turut serta hadir dalam rangka pelaksanaan vaksinasi bagi warga setempat.
“Sengaja kita rangkai kegiatan ini dengan vaksinasi, untuk mendukung program pemerintah. Sehingga masyarakat kita bisa terhindar dari bahaya covid -19,”ujar Kepala Desa Pengaringan, Sarkasi.
Dikatakan, sampai kini Taman Wisata Green Belt masih terus dilakukan penataan dan akan dibuatkan sejumlah obyek wisata seperti arena motor cross, lokasi kolam pemancingan, dan taman agro pertanian.”Mudah – mudahan penataan bisa segera kita selesaikan. Kita juga berharap adanya peran serta pemerintah daerah dalam upaya penataan ini,”singkatnya.
Camat Abung Barat Gunaido Uthama mengucapkan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada jajaran Pemkab Lampura beserta instansi terkait yang telah hadir di acara opening Taman Wisata Green Belt dan pengukuhan Pokdarwis Desa Pengaringan.
Camat berharap dengan hadirnya Taman Wisata Green Belt dapat menjadi wahana belajar baru bagi sektor agro bisnis, tantangan baru bagi olahraga motor cross, dan lokasi wisata pemancingan bagi masyarakat lokal maupun nasional.
” Mudah – mudahan ke depan Taman Wisata Green Belt, dapat menjadi salah satu tujuan berlibur bagi para wisatawan,”pungkasnya.(rid)






