Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 12 Mei 2022 20:53 WIB ·

Layanan Adminduk Membludak, Petugas Disdukcapil Kewalahan


 caption : Tampak parkir kendaraan memadati kantor Disdukcapil Lampura Perbesar

caption : Tampak parkir kendaraan memadati kantor Disdukcapil Lampura

KOTABUMI–Memasuki hari keempat usai libur lebaran, masyarakat yang membutuhkan layanan Administrasi kependudukan (Adminduk) masih membludak. Hal itu dapat dilihat di kantor Dinas kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Petugas disana tampak kewalahan melayani permintaan administrasi kependudukan. Khususnya perekaman dan cetak dokumen. Meski demikian, petugas di Disdukcapil Lampura tetap dapat melakukan pelayanan dengan baik.

Pantauan dilapangan, Kamis, 12 Mei 2022, warga yang mengurus administrasi kependudukannya disana membludak. Lebih dari dua kali lipat hari biasa, selain merekam identitas diri (KTP-el) mereka banyak mengurus adminduk lainnya. Seperti KK, Akte dan keperluan.

“Kebanyakan ya, perekaman dan KTP-el. Kalau sepintas bisa sampai dua kali lipat, dari hari bisa. Kebanyak mereka yang telah masuk dalam wajib KTP, berusia 18 tahun atau lebih,” kata Plt. Kabid Pelayanan Kependudukan (Yanduk), Disdukcapil Lampura, Feri Wijaya ditemui di ruangannya, Kamis, (12/5).

Hal itu, sesuai dengan intruksi pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan, khususnya berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat. Sehingga mereka berupaya maksimal mewujudkannya.

“Alhamdulillah semua terlayani, kalau tadi pagi lebih ramai lagi. Tapikan tidak semua mengurus KTP dan KK, jadi dibagi -bagi kebidang lainnya,” ujarnya.

Disisi lain, Kepala Disdukcapil Lampura, Khairul Anwar menambahkan pihaknya menambah piranti perekaman untuk memaksimalkan pelayanan disana. Sebab, permintaan cukup tinggi, khususnya pasca lebaran Idul Fitri 1443 H.

“Biasa kalau hari biasa itu hanya ada satu alat perekaman, karena ini membludak maka kita tambahkan lagi hingga menjadi dua,” tambahnya.

Sehingga, lanjutnya, dapat mempercepat proses pelayanan. Khusus untuk alat perekaman berada di kecamatan yang saat ini hanya menyisakan 7 – 8 alat (daerah), pihaknya belum dapat berbuat banyak. Pasalnya, belum ada anggaran yang dapat diakomodir kebutuhan tersebut.

“Sementara ini, mungkin baru perawatan – perawat biasa yang dapat diakomodir. Kalau pengadaan, untuk daerah belum ada. Begitupun provinsi maupun pusat,” kata dia.

Mereka yang mengurus adminduk disana, mulai dari urusan pekerjaan, melanjutkan pendidikan sampai lainnya. Apalagi pasca, kelulusan peserta didik dijenjang sekolah menengah atas disana. Dan tahan mengantri dari jauh.

“Mengurus keperluan untuk sekolah mas, KTP dan akte. Kebetulan perlu maka kesini hari ini,” timpal warga asal Kecamatan Tanjung Raja, Rani. (ozy/rnn/her)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Hasil Konferja, Provinsi Lampung Bakal Jadi Tuan Rumah HPN 2027

7 Februari 2026 - 20:26 WIB

Bersama Disparbud 9 Penari Diberangkatkan Menuju HPN PWI Banten

7 Februari 2026 - 10:52 WIB

Air Sering Menggenang, Wabup Romli Tinjau Langsung Depan Telkom

5 Februari 2026 - 18:54 WIB

Busana Adat Lampung Bakal Dipakai Ketua PWI Lampung Saat HPN

5 Februari 2026 - 15:46 WIB

Mahmud Marhaba: Polri Jangan Salah Prosedur Tangani Sengketa Jurnalistik di Bangka Belitung

30 Januari 2026 - 09:44 WIB

Trending di Headline