KOTABUMI-Akhirnya setelah menunggu beberapa tahun karena Pandemi Covid-19, Umat Islam asal Indonesia Khususnya dari Kabupaten Lampung Utara(Lampura) tahun 2022 ini bisa menginjakkan kakinya di tanah Suci Mekkah untuk menjalankan Ibadah Haji.
Kepala Kementrian Agama(Kemenag) Kabupaten Lampura H. Totong Sunardi menjelaskan, tahun ini direncanakan ada 225 Calon Jamaah Haji(CJH) asal Kabupaten Lampura yang akan diberangkatkan untuk menunaikan ibadah haji.
Untuk pembagian Kuota sendiri sudah dibagi dari Siskohat(Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu).
Sesuai Umur di bawah 65 tahun dan Nomor Kursi pemberangkatan.”Ada 225 orang CJH yang bakal diberangkatkan. Mereka ini merupakan CJH yang seharusnya diberangkatkan pada tahun 2020 lalu,”jelas Totong, Rabu(18/5).
Jumlah ini lanjut Totong, memang berkurang jauh dari tahun-tahun sebelumnya.
Tahun ini hanya 40 persen saja kuota yang didapat untuk CJH.
Biasanya ada sekitar 500 orang lebih CJH yang berangkat setiap tahunnya.
Untuk biayanya memang mengalami kenaikan hingga Rp 4 Juta lebih.”Pengertian kenaikan ini bukan untuk semua CJH, bagi CJH yang sudah melakukan pelunasan dan yang tidak diambil pelunasan sejak tahun 2020 itu tidak dimintai lagi tambahan biaya.
Namun untuk CJH yang belum melunasi memang pelunasannya lebih besar dari sebelumnya,”papar dia.
Untuk persiapan pemberangkatan CJH sendiri terus Totong, mulai dari Pembuatan Paspor, menjalankan suntik Mengimitis, Suntik Vaksin Covid-19 lengkap dan menjalankan Manasik Haji.
CJH asal Kabupaten Lampura sudah siap untuk diberangkatkan.
Untuk Kelompok terbang(Kloter) sendiri Kabupaten Lampura belum dapat nomor, namun secara Nasiolan Pembarangkatan CJH akan dilakukan pada tanggal 4 Juni 2022 mendatang.”Kepada para CJH agar tetap belajar manasik Haji. Jaga Protokol kesehatan dan jaga kesehatan dengan menerapkan prilaku hidup sehat sehari-hari dan berdoa kepada Allah SWT agar dilancarkan semua perjalanannya,”himbaunya.(ria/her)






