Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 20 Jun 2022 19:21 WIB ·

Harga Kebutuhan Pokok Melambung Disdag Bakal Ambil Langkah


 Foto IST  Tampak Sekretaris Disdag Sinar Barkah dan Tim saat mengecek harga sebelas bahan pokok di Pasar Sentral, Senin(20/6).
Perbesar

Foto IST Tampak Sekretaris Disdag Sinar Barkah dan Tim saat mengecek harga sebelas bahan pokok di Pasar Sentral, Senin(20/6).

KOTABUMI-Tim Dinas Perdagangan terus melakukan pemantauan setiap harinya dalam memantau harga 11 bahan pokok yang ada di sejumlah Pasar Tradisional yang ada di Kabupaten Lampung Utara(Lampura).

Kepala Dinas Perdagangan(Kadisdag) Lampura Hendri menjelaskan, selama dua Minggu terakhir ini tim Disdag selalu berkeliling setiap harinya guna memantau perkembangan harga 11 bahan pokok yang setiap harinya selalu dibeli Masyarakat.

Dari hasil turun timnya itu menemukan sebagian besar harga 11 bahan pokok itu berganti harga.”Bukan naik tapi ganti harga, ini sudah kita telusuri penyebab kenaikannya. Salah satunya karena harga pupuk yang sangat tinggi dan hasil panen yang tidak maksimal. Kalau hasil panennya melimpah tentu harganya akan stabil bahkan bisa terjun bebas,”ujar Kadisdag Lampura Hendri, saat diwawancarai, Senin(20/6).

Tak hanya itu saja, kenaikan ini juga terjadi bukan hanya untuk 11 bahan pokok saja, tetapi untuk Daging ayam dan Daging sapi juga naik begitu tinggi.
Hasil turun hari ini(kemarin, Red) harga Daging sapi menyentuh harga Rp 150.000 perkilogram(kg).

Begitu juga untuk harga ayam potong yakni Rp 3.9000 perkg.
Kemudian telur ayam juga menyentuh harga Rp 29.000 hingga Rp 30.000 perkg.
Sejauh ini pihaknya juga sudah berkonsultasi dengan Kabupaten lain untuk mensiasati naiknya harga-harga ini. Salah satunya berkoordinasi mana saja derah yang surplus akan cabai, bawang, rampai dan sayuran jenis lainnya.”Untuk harga cabai sudah sedikit turun yakni Rp 80 Ribu perkg, sehari sebelumnya Rp 100 Ribu perkg.

Begitu juga dengan Bawang Merah Brebes perkg nya Rp 52 Ribu dari sebelumnya Rp 60 Ribu. Upaya-upaya sudah kita lakukan, selain mengerahkan tim kita juga kerahkan KUP untuk mencari informasi daerah-daerah surplus,”paparnya.

Pemantauan sendiri tambah Hendri, akan terus dilakukan hingga menjelang Hari Raya Kurban nanti.
Kemungkinan besar jika harga daging segar masih diangka Rp 150.000 bahkan bisa saja naik saat menjelang Idul Adha, pihaknya akan menggandeng Bulog untuk mengadakan Operasi Pasar penjualan Daging Beku.

Tentunya harganya jauh lebih terjangkau dibandingkan harga daging segar.
Ia juga meminta kepada seluruh KUP dan Tim untuk tidak lengah, jangan sampai ada oknum-oknum nakal yang melakukan penimbunan sehingga membuat harga semakin naik.
Apalagi saat ini permintaan Masyarakat terhadap 11 bahan pokok sangat tinggi.
Seperti halnya banyak dibeli untuk hajatan dan acara-acara besar lainnya.
Untuk harga beras, gula dan minyak itu masih normal semua seperti biasa. Minyak-minyak curah juga sudah banyak sejauh ini di Pasaran.”Hari ini(Kemarin, Red) saja harganya sudah Rp 150.000 perkg, apalagi nanti lebaran.

Kalau kenaikan ini merata, nggak cuma kita aja Lampura yang naik sembakonya. Untuk itu saya juga minta Masyarakat untuk sama-sama memantau, kalau ada oknum nakal tolong segera laporkan kepada kami,”pungkasnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Hasil Konferja, Provinsi Lampung Bakal Jadi Tuan Rumah HPN 2027

7 Februari 2026 - 20:26 WIB

Bersama Disparbud 9 Penari Diberangkatkan Menuju HPN PWI Banten

7 Februari 2026 - 10:52 WIB

Air Sering Menggenang, Wabup Romli Tinjau Langsung Depan Telkom

5 Februari 2026 - 18:54 WIB

Busana Adat Lampung Bakal Dipakai Ketua PWI Lampung Saat HPN

5 Februari 2026 - 15:46 WIB

Mahmud Marhaba: Polri Jangan Salah Prosedur Tangani Sengketa Jurnalistik di Bangka Belitung

30 Januari 2026 - 09:44 WIB

Trending di Headline