Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 27 Jun 2022 19:08 WIB ·

Antisipasi Serangan PMK, Lampura Gencarkan Vaksinasi Tahap Pertama Lampura Dapat 3.500 Dosis Vaksin


 caption :  Kabid Peternakan Yudhi Bachtiar saat menerima secara simbolis dosis Vaksin PMK.
Perbesar

caption : Kabid Peternakan Yudhi Bachtiar saat menerima secara simbolis dosis Vaksin PMK.

KOTABUMI-Untuk mengantisipasi masuknya virus Penyakit Mulut dan Kuku(PMK) yang saat ini tengah menyerang hewan ternak Ruminansia(hewan ternak berkaki empat dan memamahbia).
Untuk itu Dinas Pertanian dan Peternakan(Distanak) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) akan mengadakan Vaksinasi bagi hewan.

Tampak petugas dari Distanak Lampura saat melakukan pengambilan Vaksin PMK.

Hal ini juga menyusul akan dilangsungnya perayaan hari kurban yakni Idul Adha.”Kita dapat 3.500 Dosis Vaksin PMK tahap pertama, peruntukannya untuk hewan ternak Ruminansia.

Pelaksanaan Vaksinasi akan kita mulai Rabu(29/6) mendatang,”ujar Kepala Distanak Lampura Wahab melalui Kepala Bidang(Kabid) Peternakan Yudhi Bachtiar, kemarin(27/6).

Sejauh ini lanjut Yudhi, pihaknya sedang melakukan pendataan terhadap hewan-hewan yang sehat.

Bantuan Vaksin sendiri didapat dari Kementrian.
Ditargetkan dalam pelaksanaan Vaksin tahap pertama ini 70 persen hewan Ruminansia di Lampura sudah divaksinasi.”Setelah tahap 1 ini ada tahap dua, sisanya 30 persen.
Pelaksanaan Vaksinasi akan dilangsungkan di populasi-populasi besar yang ada di beberapa Kecamatan. Biasanya di tempat-tempat blantik masuk dan banyak menjual hewan kurban,”kata dia.

Untuk status masih Yudi, untuk Kabupaten Lampura ini masih bebas PMK.
Karena yang bisa menentukan status terjangkit atau bebas itu Disnakeswan Provinsi Lampung, itu juga melalui Uji lab.
Sebelumnya pengambilan Sempel sudah pernah dilakukan di Abung Surakarta dan Lampura dinyatakan bebas.
Namun gejalanya memang mirip-mirip seperti demam itu ada, namun pihaknya belum melakukan pengambilan Sempel hewan hingga saat ini.”Untuk petugas Vaksinator itu nanti para dokter hewan, mereka akan didampingi para medis,”pungkasnya.(ria)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Rapimnas 12 Mei 2026, DPP Evaluasi Persiapan DPD Menuju Konstituen Dewan Pers

7 April 2026 - 13:56 WIB

Terkait WFH Pemkab Lampura Tunggu Provinsi

2 April 2026 - 10:44 WIB

Bupati Targetkan 30 Titik Rumah Ibadah Diperbaiki

1 April 2026 - 16:10 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru, APH Didesak Tetapkan Tersangka

31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Capaian Akte Lahir Lampaui Target

16 Maret 2026 - 20:03 WIB

Ini Tenaga Kesehatan Yang Berjaga di 3 Poskotis

16 Maret 2026 - 12:51 WIB

Trending di Headline