Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 3 Agu 2022 13:17 WIB ·

Komitmen PJS Riau Wujudkan Wartawan Profesional dan Berintegritas


 Komitmen PJS Riau Wujudkan Wartawan Profesional dan Berintegritas Perbesar

Pekanbaru: Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Jurnalis Siber (DPD PJS) Provinsi Riau bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan Wartawan Pekanbaru Journalist Center (PJC) berkomitmen wujudkan wartawan profesional dan berintegritas.

Melalui kegiatan pelatihan jurnalistik yang digelar selama dua hari berturut-turut, dimulai pada tanggal 29 sampai 30 Agustus 2022 diharapkan dapat menghilangkan stigma wartawan abal-abal.

Ketua DPD PJS Provinsi Riau Drs. Wahyudi El Panggabean, MH dalam arahannya mengatakan, pelatihan jurnalistik merupakan program yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan.

“Pemantapan kompetensi dan jurnalisme wartawan menjadi tema pelatihan ini,” paparnya saat membuka rapat pembahasan dan pembentukan panitia di kediamannya Perum Duta Mas Pasir Putih, Selasa 2 Agustus 2022.

Menurut penulis buku Strategi Wartawan Menembus Narasumber itu, ia bergabung dalam organisasi wartawan bernama PJS, sejalan dengan kifrahnya selama ini dalam dunia jurnalistik.

“Profesi wartawan adalah tugas mulia. Maka jangan kotori dengan hal-hal yang melanggar kode etik jurnalistik,” tuturnya.

Direktur Pendidikan Pekanbaru Journalist Center (PJC) Asmanidar, SH dalam sambutannya mengatakan, PJC sejak tahun 2007 telah berkomitmen melahirkan wartawan profesional dan berintegritas.

“Pelatihan jurnalistik yang akan dilaksanakan oleh PJS bersama PJC ini merupakan program yang sangat diperlukan. Mengingat, PJC dan PJC memiliki visi yang sama dalam mewujudkan wartawan profesional dan berintegritas. Terutama menghilangkan stigma yang terlanjur melekat pada wartawan yang tak profesional. Seperti wartawan abal-abal. Untuk itulah, PJS berkomitmen menghimpun wartawan yang termarjinalkan,” paparnya.

Asmanidar yang juga Wakil Ketua I Bidang Hukum dan Advokasi DPD PJS Provinsi Riau berharap, melalui pelatihan jurnalistik ini, wartawan terus belajar dan meningkatkan kompetensi.

“Kita harus bisa membedakan penggunaan kata investigasi dengan liputan. Karena secara etimologi, investigasi bermakna penyelidikan mendalam terhadap suatu peristiwa. Penggunaan kata investigasi pada berita demo itu jelas tidak sesuai. Pada persoalan seperti ini, sebagai wartawan seharusnya bisa memilih penggunaan kata yang benar,” kata instruktur PJC itu seraya mencontohkan penggunaan kata pada penulisan berita.

Abdul Kadir, S.Pd., M.Pd., M.I.Kom Sekretaris DPD PJS Provinsi Riau saat memimpin rapat mengatakan, pelatihan jurnalistik akan menerapkan metode praktik langsung dan terbimbing.

“Pada pelatihan ini peserta akan langsung dilatih menyusun strategi dalam menembus narasumber. Diawali dengan simulasi rapat redaksi pembuatan TOR. Setelah itu, praktik wawancara dan langsung menulis berita,” kata Kadir.

Penulisan berita kata Kadir, akan dilakukan dalam bentuk terbimbing langsung dan dievaluasi secara individu.

“Sehingga, peserta yang telah mengikuti pelatihan ini secara keseluruhan dari awal hingga akhir, diharapkan mampu menjadi wartawan yang benar-benar berfungsi sebagai penyampai informasi dan kontrol sosial melalui karya jurnalis yang dihasilkan,” tutupnya.

Wakil Ketua II Bidang Kerjasama DPD PJS Provinsi Riau Romi dipercaya sebagai Ketua Pelaksana kegiatan pelatihan jurnalistik.

Rapat turut dihadiri Wakil Sekretaris DPD PJS Provinsi Riau Catur Setiawan,
Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Asep Putra Sulaiman didampingi Sekretarisnya Fitramadani Sinaga.

Hadir pula, pengurus DPD PJS Provinsi Riau Bidang Informasi dan Teknologi yang dipimpim Ketua Adi Umar bersama Wakil Ketua Arya Wahyudi Dalimunte dan Sekretarisnya Nurhasanah serta anggota bidang IT Risky Hardimansyah.

Tampak hadir, Pengurus DPD PJS Riau Bidang Organisasi Mona Siahaan dan Pretty Fahra Nabila yang didapuk sebagai pemandu acara pelatihan bersama M. Arsyat Rahimakumullah.

Hadir pula, Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Kesekretariatan Denisa Indiani.**

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hasil Konferja, Provinsi Lampung Bakal Jadi Tuan Rumah HPN 2027

7 Februari 2026 - 20:26 WIB

Bersama Disparbud 9 Penari Diberangkatkan Menuju HPN PWI Banten

7 Februari 2026 - 10:52 WIB

Air Sering Menggenang, Wabup Romli Tinjau Langsung Depan Telkom

5 Februari 2026 - 18:54 WIB

Busana Adat Lampung Bakal Dipakai Ketua PWI Lampung Saat HPN

5 Februari 2026 - 15:46 WIB

Mahmud Marhaba: Polri Jangan Salah Prosedur Tangani Sengketa Jurnalistik di Bangka Belitung

30 Januari 2026 - 09:44 WIB

Bakal Tampil di HPN, Penari Bedayo Abung Siwo Migo Gencar Latihan

25 Januari 2026 - 19:41 WIB

Trending di Headline