KOTABUMI-Setelah menjalani Pradiklat para anggota pasukan pengibar dan penurunan bendera jelang HUT RI ke 77 Kabupaten Lampung Utara(Lampura) menjalani masa karantina.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata(Disporapar) Lampura Hi. Imam Hanafi menjelaskan, saat ini para anggota paskibraka sudah menjalani masa pradiklat yang digelar pada tanggal 18 – 29 Juli 2022.
“Alhamdulillah kini sudah masuk dalam masa karantina, kondisi mereka semua sehat. Bahkan mereka sudah mendapat penggemblengan yang luar biasa untuk menjalankan tugas terbaik dalam menaikkan dan menurunkan bendera merah putih saat puncak perayaan HUT RI ke-77,”ujar Imam Hanafi, Rabu (10/8).
Saat ini, lanjut Imam, para anggota Paskibraka dikarantina di Hotel Cahaya dalam rangka dan tidak diperbolehkan pulang hingga 18 Agustus 2022 mendatang. Jika memiliki keperluan mendadak, maka akan di kawal para senior paskibraka yang tergabung dalam PPI(Purna Paskibraka Indonesia).
Bahkan, semua kebutuhan para paskibraka sudah ditanggung Pemkab Lampura.
“Mereka berangkat latihan jam tujuh pagi dan pulang jam lima sore ke hotel Cahaya. Kemudian, malam harinya mereka dapat materi dari Kesbangpol, PPI, Polres, dan TNI, serta Granat. Sehingga persiapan mereka sudah 98 persen saat ini,”paparnya.
Pihaknya juga, imbuh dia, tengah mempersiapkan berbagai hal dan mengecek semua kesiapan dengan teliti. Mulai dari mempersiapkan tangga menuju tribun utama untuk menyambut dektik-detik proklamasi. Kemudian, mempersiapkan kekokohan tiang bendera hingga mengganti tali bendera ditakutkan kondisinya sudah rapuh.
Selain itu juga saat ini pihaknya tengah mengecek kondisi bendera merah putih, jika benderanya sudah rentan sobek maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementrian Dispora agar bisa di ganti.
“Bendera itu sudah bertahun-tahun usianya. Disimpan di Protokol dan hanya dibuka kembali pada bulan Agustus. Kita takut benderanya rentan sobek saat dikibarkan jadi semua harus kita persiapkan dengan matang,” pungkasnya. (ria/rid)






