Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Birokrasi · 23 Nov 2022 19:43 WIB ·

Soal Titik Tower Seluler, DPMPTSP – Diskominfo Beda Pendapat


 Ilustrasi Tower Seluler. Foto NET---- Perbesar

Ilustrasi Tower Seluler. Foto NET----

KOTABUMI – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lampung Utara(Lampura) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Setempat terkesan saling lempar tanggung jawab terkait urusan penentuan titik koordinat menara ‎telekomunikasi.

Hal itu terungkap jelas saat Diskominfo menyatakan bahwa rekomendasi titik koordinat‎ yang mereka terbitkan ternyata merujuk pada titik koordinat yang disampaikan provider melalui DPMPTSP. Padahal, sebelumnya DPMPTSP menyatakan bahwa penentuan titik koordinat itu merupakan tanggung jawab dari Diskominfo.

‎”Rekomendasi titik koordinat menara telekomunikasi yang kami terbitkan berdasarkan berkas yang kami terima dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,” ucap Kepala Seksi Penyelenggaraan Telekomunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika Lampung Utara, M. Harison, kepada awak media yang mewawancarainya.

Saat ditanya apakah titik koordinat yang mereka tetapkan itu mengacu pada titik koordinat yang ada dalam masterplan(perencanaan). Mengingat rencana pembangunan telekomunikasi sepertinya melenceng dari titik koordinat yang ada ? Dirinya menyatakan belum mengetahui masterplan itu, karena baru menjabat.

“Saya ‎baru tahu kalau ada masterplan‎ itu‎ karena saya sendiri terhitung baru di posisi ini,” jelasnya.‎

Harison mengatakan, larangan yang mengatur tentang titik koordinat itu hanya seputar lokasi dan jarak antar menara. Menurutnya, pendirian menara telekomunikasi tersebut tidak diperbolehkan berdiri di atas areal persawahan dan jarak antar menara tidak boleh kurang dari 2 KM.

“Aturan barunya itu menara enggak boleh berdiri di atas sawah,” ucap dia.

Pernyataan yang disampaikan oleh Diskominfo ini berbanding terbalik dengan Kepala DPMPTSP Lampura, Sri Mulyana. Sebab, menurutnya, penentuan titik koordinat untuk pendirian setiap menara telekomunikasi tersebut ada di tangan Diskominfo.

Penentuan titik itu merupakan tahapan awal yang mesti dilalui sebelum proses pengurusan izin pendirian menara telekomunikasi dilanjutkan ke tahapan selanjutnya.

“Karena proses awal ada di Diskominfo terkait titik koordinatnya, tapi nanti saya akan konfirmasi ke mereka,” jelasnya.

Diketahui, dua menara telekomunikasi di Kecamatan Kotabumi dan Kecamatan Kotabumi Utara disinyalir bermasalah. Itu dikarenakan lokasi berdirinya kedua menara tersebut sepertinya melenceng dari titik yang diharuskan.

Selain itu, kedua menara itu dikabarkan belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan(sekarang berubah menjadi Persetujuan Bangunan Gedung/PBG)‎. Belakangan, salah satu dugaan itu terbukti benar. Ini dibuktikan dengan temuan Forum Penataan Ruang saat mengunjungi lokasi pendirian menara di Kecamatan Kotabumi Utara. Menara di sana ternyata belum mengantongi IMB meskipun telah berdiri.(rls/rid)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bangun Kemitraan Strategis, PJS Sambangi Kantor ASDP Merak

30 Juli 2026 - 18:26 WIB

PJS Tolak Stigmatisasi Wartawan Sebagai Londo Ireng, Desak Prabowo Minta Maaf

28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Buat Terobosan, Desyadi Buka Lapak Jejamo /// Sisir Optimalisasi PAD Hingga Ke Pedagang Kalangan

27 Juli 2026 - 14:12 WIB

Ketum dan Sekjen DPP PJS Ajak Seluruh Pengurus Bersatu Songsong Verifikasi Dewan Pers

27 Juli 2026 - 09:00 WIB

Jadi Juara Umum MTQ, Kecamatan Abung Selatan Raih Piala Bupati

24 Juli 2026 - 17:14 WIB

Pelaksanaan MTQ Ke 45, Walisongo Siapkan Rumah Hunian Hingga 150 Tempat Tidur

24 Juli 2026 - 14:05 WIB

Trending di Headline