KOTABUMI – Puluhan rumah yang terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Muara Sungkai,langsung mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Utara(Lampura), Senin 10 April 2023.
Bantuan disampaikan oleh Kepala Pelaksana(Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Lampura Nozi Efialis saat turun langsung ke lokasi bencana. Bantuan berupakebutuhan pangan bagi masyarakat korban bencana.
“Dari hasil turun ada 36 Rumah yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang. Kita langsung jalankan intruksi pimpinan dan memberikan bantuan pangan kepada mereka,”ucap Nozi Efialis usai turun ke Kecamatan Muara Sungkai.
Untuk kerusakan, lanjut Nozi, terdapat di dua titik yakni Desa Banjar Negeri dan Desa Banjar Ratu, Kecamatan Muara Sungkai. Tak ada korban jiwa dalam insiden itu, hanya saja banyak genteng/asbes yang menjadi atap rumah warga berhamburan akibat terkena angin kencang itu.”Alhmdulillah nggak ada korban jiwa. Untuk kondisi rumahnya masuk dalam kategori rusak ringan,”paparnya.
Selain menyampaikan bantuan, tambah Nozi, pihaknya juga menghimbau kepada seluruh Masyarakat Lampura terutama untuk daerah-daerah yang dianggap rawan terkena angin kencang untuk lebih waspada. Jika terjadi angin kencang hendaklah berlindung di balik meja ataupun tempat tidur agar aman dari puing-puing atap yang berterbangan.
Selanjutnya, jika ada pohon besar di dekat rumah agar segera dipangkas ataupun di tebang untuk menghindari terjadinya pohon roboh yang dapat membahayakan Masyarakat.
“Kita minta semua Masyarakat agar lebih waspada lagi. Sebab bencana angin kencang ini sudah sering terjadi,”himbaunya.
Diketahui, puluhan rumah di dua desa dalam wilayah Kecamatan Muara Sungkai mengalami kerusakan akibat hujan deras dan terjangan angin kencang/puting beiung, sekitar pukul 18.30 WIB, Minggu 9 April 2023. Diketahui rumah rusak tersebut rata –rata rusak pada bagian atapnya akibat terjangan angin.
Kepala Desa Banjar Negeri Eka Jaya Saputra mengatakan pihaknya sedang mendata kerusakan rumah warga tersebut, dan meminta masyarakat bergotongroyong untuk memperbaiki rumah yang rusak.”Kejadiannya saat hendak berbuka puasa, dan kerusakan kebanyakan pada atap rumah warga. Warga sudah melakukan evakuasi dan membersihkan puing-piung atap yang rusak, ” ujarnya.
Hal senada diungkap Sumiyati Kades Banjar Ratu. Menurutnya kerusakan terjadi juga pada sejumlah rumah yang ada di desanya, bahkan satu rumah tertimpa pepohonan.
” Bersama warga kami membantu evakuasi terhadap rumah warga yang tertimpa pohon tumbang, “jelasnya.(ria/rid)






