KOTABUMI-Berbagai upaya penekanan Stunting di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) terus dilakukan, salah satunya melakukan lounching Orang Tua Asuh bagi para penderita Stunting.
Pada acara Rembuk Stunting itu, Wakil Bupati (Wabup) Lampura Ardian Saputra juga menyampaikan bantuan makanan tambahan kepada Ibu Hamil dan Balita penderita Stunting.”Alhamdulillah kita ucapkan terimakasih kepada PT. Bank Lampung, bukan karena nilai uangnya namun karena niat baiknya sudah memberikan CSR untuk penanganan Stunting di Kabupaten Lampura,”ucap Wabup Ardian, kemarin(12/4).
Di Kabupaten Lampura lanjut Ardian, ada tiga perwakilan orang Tua Asuh yakni Ketua MKKS SMP, Kepala Puskesmas Kotabumi 1 dan Kepala Bappeda Lampura.
Dari PT. Bank Lampung sendiri memberikan bantuan CSR guna penanganan Stunting lebih kurang sebesar Rp 400 juta.”Ini merupakan tahun ke empat dilaksanakan rembuk Stunting.
Stunting di mulai tahun 2020 di tahun ke 4 diharapkan target mencapai 14 persen bisa terlaksana.
Mengingat Kabupaten Lampura mengalami kenaikan 4 persen dari sebelumnya 20 persen menjadi 24 persen tingkat Stunting, jadi ada 10 persen yang harus kita sisihkan,”papar Ardian.
Dalam penurunan untuk mencapai 14 persen ini lanjut Ardian, diharapkan tidak hanya Dinas terkait saja, namun penekanan Stunting juga harus dilakukan ke Masyarakat.
Dengan adanya orang tua Suh ini, diharapkan semua bisa berjalan dengan maksimal.
Mengingat PT. Bank Lampung memberikan CSR untuk Masyarakat Lampura dan harus digunakan untuk penanganan Stunting dengan maksimal.”Ada 27 Desa dari sembilan Kecamatan yang akan di cek untuk di jadikan Lokus stunting tahun ini.
Kita minta juga kepada Dinkes La.pura untuk lebih fokus lagi Germasnya.
Jangan bermalas-malasan mudah-mudahan Kabupaten Lampura di tahun 2024 Stunting bisa turun menjadi 14 persen,”pungkasnya.(ria)
Wabup Lampura Ardian Saputra saat melakukan penandatangan Komitmen bersama penanganan Stunting di Lampura, kemarin(12/4).






