Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 24 Okt 2025 14:47 WIB ·

Dapur MBG Yayasan Ataru Nira Secita Diresmikan


 Dapur MBG Yayasan Ataru Nira Secita Diresmikan Perbesar

KOTABUMI-Salah satu dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Kotabumi Ilir, Kecamatan Kotabumj, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), resmi dibuka.
Peresmian dilakukan Bupati yang diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Mat Soleh, Jumat (24/10).
Dalam sambutannya Mat Soleh mengatakan, peresmian dapur MBG tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten untuk menyukseskan program pemerintah pusat untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup, aman, dan berkualitas setiap hari.
Menurutnya, di Lampura sudah terdapat 27 dapur yang sudah berjalan. Jika dihitung, perputaran uangnya sekitar Rp 3,4 miliar per hari.
“Hari ini kita meresmikan dapur yang ke 27 dari 53 yang terdaftar di Lampura,” katanya.
Keberadaan SPPG akan bermanfaat bagi generasi saat ini dan mendatang. Karena menggerakkan perekonomian masyarakat.
Mat Soleh berpesan kepada tim MBG untuk tetap menjaga faktor kebersihan, serta mengevaluasi menu yang disajikan agar kualitas gizi anak-anak terus meningkat agar memberi manfaat luas, bukan hanya bagi peserta didik, tetapi juga orang tua.
“Saya berpesan kepada SPPG agar benar-benar mengawasi proses, mulai dari pengadaan bahan makanan, produksi hingga hingga pendistribusian. Food safety dan food securiti dan kewaspadaan harus dikedepankan,” ujar Mat Soleh.
Ditambahkannya, dapur milik Yayasan Ataru Nira Secita yang diresmikan tersebut telah memenuhi standar.
“Kami berharap agar dapur ini dapat berjalan dengn baik,” tuksnya.
Sementara itu, dr Fernando Salim selaku pemilik dapur MBG yayasan Ataru Nira Secita yang merupakan mitra SPPG menjelaskan, jumlah penerima manfaat di dapur gizi ini ditargetkan mencapai 2.500 orang. “Untuk tahap uji coba pada beberp hari mendatang, akan didistibusikan kepada 1.679 penerima manfaat,” jeas Fernando.
Untuk operasional dilakukan sekitar 52 relawan, dimana 50 persennya merupakan warga sekitar.
Relawan tersebut nantinya yang bertugas secara bergiliran mulai Senin hingga Jumat.
“Kami menerapkan standar kebersihan produksi (food safety) dan menu bergilir sesuai panduan gizi,” bebernya.
Ia menambahkan, dapur SPPG yang diberi nama Dapur Sehat IIbu tersebut memiliki visi menjaga higienis, rasa serta menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.(rls)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Matangkan Anugrah Kebudayaan, PWI dan Bupati Gelar Rakor

2 Januari 2026 - 15:08 WIB

Bupati Gresik Diminta Segera Tetapkan Jadwal Audiensi Klarifikasi APBD 2024

1 Januari 2026 - 00:03 WIB

Rakernas PJS Menghasilkan Tiga Pedoman Organisasi Strategis

29 Desember 2025 - 20:16 WIB

Gelar Konferja, Masing-masing Bidang PWI Paparkan Program

27 Desember 2025 - 21:18 WIB

Disdik Sosialisasikan Gerakan 7 Kebiasaan  Anak Hebat /// Cegah Kekerasan di Satuan Pendidikan

18 Desember 2025 - 10:51 WIB

HMI Cabang Kotabumi Apresiasi Kapolda Lampung Dan PWI Serta Minta Pemda Turut Awasi Hutan Lindung

9 Desember 2025 - 09:29 WIB

Trending di Headline