Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 5 Feb 2026 15:46 WIB ·

Busana Adat Lampung Bakal Dipakai Ketua PWI Lampung Saat HPN


 Busana Adat Lampung Bakal Dipakai Ketua PWI Lampung Saat HPN Perbesar

Di tengah gegap gempita perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar di Provinsi Banten, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung, H. Wirahadikusumah, S.P., M.M., berencana membawa sesuatu yang khas dari tanah Sang Bumi Ruwa Jurai.

Wirahadikusumah yang menyandang gelar adat: Tuan Permatou Jagad, Pepadun Suttan Akbar, Buay Tegamoan, Megou Pak Tulangbawang, Tiyuh Pagardewa, Kabupaten Tulangbawang Barat itu berniat mengenakan pakaian adat Lampung pada puncak perayaan tersebut.

Bagi Wirahadikusumah, atau yang akrab disapa Wira, pilihan mengenakan busana adat bukan sekadar soal penampilan. Itu adalah simbol kebanggaan sekaligus bentuk penghormatan terhadap identitas budaya daerah yang melekat erat pada dirinya. Ia ingin memastikan bahwa Lampung hadir dan dikenali di panggung nasional HPN.

Wira memandang pakaian adat sebagai representasi nilai dan jati diri.”Saya berencana mengenakan pakaian adat Lampung pada puncak perayaan HPN 2026 di Banten. Ini adalah bentuk penghormatan kami terhadap warisan budaya daerah,” ungkapnya.

Menurutnya, penggunaan pakaian adat dalam agenda resmi nasional memiliki makna yang lebih dalam. Selain menegaskan identitas kedaerahan, langkah tersebut juga menjadi wujud nyata kecintaan insan pers Lampung terhadap kekayaan budaya yang dimiliki provinsinya.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga bagian dari pelestari budaya bangsa. Dengan mengenakan pakaian adat, kami membawa semangat Lampung ke panggung nasional,” katanya.

Wira menegaskan, keputusan ini bukan sekadar simbol seremonial. Ada pesan moral yang ingin disampaikan kepada seluruh insan pers. Ia menilai pers memiliki tanggung jawab sosial yang lebih luas, termasuk menjadi garda terdepan dalam menjaga dan merawat kebudayaan lokal di tengah arus globalisasi.

“Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga ikut merawat kebudayaan bangsa,” tambahnya.

Perayaan HPN 2026 di Provinsi Banten sendiri diproyeksikan berlangsung meriah. Beragam agenda telah disiapkan, moulai dari seminar jurnalistik, dialog kebudayaan, pameran media, hingga pemberian penghargaan bagi insan pers berprestasi.

Acara nasional tersebut rencananya juga akan dihadiri Presiden Prabowo bersama ribuan wartawan dari seluruh penjuru Indonesia.

Di antara kerumunan insan pers dari berbagai daerah itu, pakaian adat Lampung diharapkan menjadi penanda bahwa jurnalisme dan budaya dapat berjalan beriringan, saling menguatkan, dan tetap berakar pada identitas bangsa.(rls)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mahmud Marhaba: Polri Jangan Salah Prosedur Tangani Sengketa Jurnalistik di Bangka Belitung

30 Januari 2026 - 09:44 WIB

Bakal Tampil di HPN, Penari Bedayo Abung Siwo Migo Gencar Latihan

25 Januari 2026 - 19:41 WIB

Cek Kesiapsiagaan BPBD, Wabup Romli Periksa Peralatan dan Logistik

18 Januari 2026 - 18:38 WIB

Resmi, Hi. Adi Kurniawan Jabat Ketua DK PWI Lampung

15 Januari 2026 - 19:43 WIB

Dra. Dina Dilantik Sebagai PJ Sekda Lampura

13 Januari 2026 - 19:59 WIB

Berkunjung ke PWI Lampura, AKP Joni Charter Pamit

13 Januari 2026 - 12:45 WIB

Trending di Headline