Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 28 Apr 2026 17:37 WIB ·

Meski Diprediksi Tak Terdampak Langsung El Nino /// Lampura Tetap Antisipasi


 Meski Diprediksi Tak Terdampak Langsung El Nino /// Lampura Tetap Antisipasi Perbesar

KOTABUMI-Meski hasil prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) tak terdampak langsung El Nino, Namun Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura setempat tetap melakukan antisipasi dan berbagai persiapan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Lampura Tomy Suciadi menjelaskan, El Nino sendiri diprediksi di mulai Bulan Mei hingga Oktober.
Puncak El Nino sendiri terjadi pada Bulan Agustus dan September.”Di Provinsi Lampung tidak semua Kabupaten terdampak Langsung, salah satunya Kabupaten Lampura.
Namun meski begitu kita tetap harus antisipasi dan bersiap-siap,”ucap Tomy Suciadi, Selasa(28/4).

Antisipasi yang dilakukan lanjut Tomy, salah satunya mendorong percepatan tanam di Awal tahun.
Di Bulan April saja sudah ada 3000 Hektar Padi sawah yang ditanam Petani.”Alhamdulillah untuk bulan April 2026 ini Petani sudah tanam 3000 hektar padi sawah.
Dari bulan Januari hingga April sudah 13000 hektar, dengan harapan di Bulan Mei nanti masih kebagian Air.
Sehingga saat puncaknya petani bisa tetap panen dan produksi,”terang Tomy.

Hasil Panen Petani sambung Tomy, di serap langsung oleh Bulog.
Diharapkan juga mampu untuk menjadi konsumsi lokal agar menjaga stok dan ketersediaan pangan di Lampura.”Harga Gabah sendiri saat ini Rp 6.500 per kg.
Sementara beras Medium Rp 13.567 rupiah dan Premium Rp 15.200 per kg,”papar dia

Pengaliran air sendiri, melalui dua tahapan irigasi teknis yakni melalui aliran Way Rarem dan tadah hujan dibantu Sumur Bor Perpompaan.
Tahun ini ada 42 titik Sumur Bor yang tersebar di 23 Kecamatan.
Yang sudah tersedia 51 unit
Sumur bor dan Instalasi.
Air-air ini langsung mengalir melalui irigasi ke Persawahan.”Untuk Ketersediaan Pompa 57 unit, diberikan di Kelompok tani. Insyaallah untuk ketersediaan air kita cukup,”pungkasnya.(ria)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Serbu Di Pasar Sentral Ada Pasar Murah /// Hendri: Kita Tekan Inflasi

20 Mei 2026 - 18:02 WIB

4 Jurnalis Indonesia dan 1 Relawan Ditangkap Israel, Sekjen DPP PJS: Segera Bebaskan

19 Mei 2026 - 11:29 WIB

Pesan Hingga Pujian Disampaikan Sukatno Saat Melepas Para Pejabatnya

19 Mei 2026 - 11:18 WIB

Kaban Kesbangpol Sertijabkan Jabatan Kabid Hingga Keuangan /// Antoni Effendi Resmi Jabat Kabid Ormas

18 Mei 2026 - 11:49 WIB

Indonesia di Era Prabowo–Gibran: Antara Harapan Besar, Tantangan Global, dan Ujian Geopolitik Dunia

13 Mei 2026 - 19:30 WIB

PIDATO STRATEGIS ADVOKASI PRO JURNALISMEDIA SIBER

13 Mei 2026 - 16:51 WIB

Trending di Headline