KOTABUMI-Innalilahiwainaialhirojiun kabar duka kembali datang dari Tanah Suci Mekkah, satu orang Jamaah Haji asal Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dikabarkan meninggal dunia.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat(Kesra) Setdakab Lampura Destri Emilda menjelaskan, kembali satu orang Jamaah haji Asal Kabupaten Lampura meninggal di Tanah Suci Mekkah.
Satu Jamaah Haji itu berasal dari Tata Karya Kecamatan Abung Surakarta atas nama Sutriyah Sanusi Tayem Binti Sanusi.”Satu Jamaah Haji yang meninggal itu atas nama Sutriyah Sanusi Tayem Binti Sanusi.
Almarhumah merupakan warga Tata Karya Kecamatan Surakarta,”jelas Destri, Selasa(2/6).
Informasi yang di dapat dari petugas di sana lanjut Destri, Almarhumah pada Senin(31/5) mengeluh batuk. Kemudian dilakukan visitasi TD 140/90 dan pada Selasa(1/6) Almarhumah masih sadar.
Kemudian pukul 8.25 meminta buang air kecil dan pingsan saat dipapah keluarga ke kamar mandi 8.30 keluarga menghubungi petugas 8.30 nadi teraba lemah, nafas lemah GDS: 198mg/dl 8.31. dilakukan RJP, oksigen, pemasangan infus, ini adrenalin dan rujukan ke RS An Noor 9.00 sampai di RS An- Noor dan RJP Lanjutan 9.30. jamaah dinyatakan meninggal pada Selasa(2/6) pukul 06.29.”Kita sudah mengunjungi rumah duka bersama pihak Kementrian Haji dan Umroh Lampura,”paparnya.
Terpisah Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lampura Feryza Agung menyatakan, pihaknya saat ini tengah mematangkan persiapan teknis penyambutan agar proses kepulangan jamaah ke kediaman masing-masing dapat berjalan tertib dan lancar.
Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah tersebut, Feryza Agung menyatakan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara.”Insyaallah mereka akan kembali ke tanah air pada tanggal 14 Juni 2026 mendatang.
Ada 394 Jamaah yang akan pulang, namun juga ada satu orang yang masih sakit dan di rawat di ICU Rumah Sakit. Satu orang lagi dinyatakan tidak layak terbang,”pungkasnya.(ria)






