KOTABUMI–Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Darwin Hifni kunjungi Posko Pencegahan Virus Corona di Desa Sidokayo, Kecamatan Abung Tinggi, Sabtu (18/4). Darwin yang merupakan anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung didampingi anggota DPRD Kabupaten Lampura, Anton Sudarmono dan Neti Astuti.
Dalam kesempatan itu Darwin Hifni mengatakan, kunjungan ini dalam rangka kegiatan reses dan sosialisasi Covid-19 serta memberikan bantuan kepada Posko pencegahan Covid-19 berupa sembako dan masker. Hal itu dilakukan sebagai wujud komitmen PAN dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 khusunya di desa Sidokayo, Abung Tinggi Lampura.
“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk patuh mengikuti himbauan pemerintah, agar tidak keluar rumah, menjaga kebersihan, cuci tangan, dan wajib memakai masker,” kata Darwin
Darwin menambahkan, Desa Sidokayo merupakan desa pertama yang sudah menerapkan semi lockdown. Ini berdasarkan kesepakatan bersama para aparatur desa dan Karang Taruna. Tentunya apa yang dilakukan oleh desa tersebut dapat menjadi percontohan bagi desa yang lain. Karena itu merupakan salah satu upaya dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona.
Ditempat yang sama Kades Sidokayo, Agus Saripudin, mengaku posko pencegahan Covid-19 ini merupakan sebuah langkah yang bertujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona, di desanya. Posko tersebut sengaja dibangun di pintu masuk desa agar lebih mudah dalam melakukan proses pemantauan. “Posko ini sebagai tempat untuk melakukan pengawasan warga yang datang dari luar desa. kita kemudian melakukan pengukuran suhu badan dan penyemprotan disinfektan.”ujarnya.
Sementara itu Anton Sudarmono mengapresiasi apa yang dilakukan warga desa Sidokayo tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan warga Sidokayo tersebut sangat efektif untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19. karena setiap warga yang datang dapat langsung terpantau. “Jika semua desa dapat melakukan hal yang sama, tentu akan semakin membantu percepatan penanggulangan covid 19,” pungkasnya (ndo/her)






