ABUNG PEKURUN — Berbagai jenis pembangunan yang dilaksanakan di Desa Pekurun Udik, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) direncanakan berdasarkan usulan masyarakat dengan mempertimbangkan azaz manfa’at dan skala prioritas desa.
”Itu semua untuk mewujudkan slogan dalam membangun Desa Pekurun Udik yakni KITAB. KITAB ini kepanjangan kebarsamaan dalam membangun desa, berfikir secara inovatif, berlandaskan taqwa, amanah dalam mengemban kepercayaan masyarakat, dijiwai dengan tutur kata dan prilaku yang berbudi menuju masyarakat Desa Pekurun Udik yang mandiri,”ujar Kades Pekurun Udik, Amar Ma’ruf, kemarin(3/5).
Ma’ruf menjelaskan, berbagai usulan pembangunan dari masyarakat yang disampaikan kepada pihaknya, dilakukan evaluasi terlebih dahulu, selanjutnya dipilih yang paling prioritas untuk dilaksanakan pembangunan dengan mempertimbangkan kondisi keuangan yang ada.”Jadi selain prioritas kita juga pertimbangkan pembiayaannya,”imbuh dia.
Lebih lanjut Ma’ruf menyebut, jika tahun 2020 desa pekurun udik mendapat kucuran sekitar Rp 900 juta lebih dana desa dari pemerintah pusat dan untuk tahap pertama pencairan sebesar 40 persen atau sekitar Rp 397.195.700. ”Dana tersebut untuk berbagai jenis program pembangunan kita sesuai usulan masyarakat,”timpalnya.
Ma’ruf merinci, alokasi dana desa(DD) tahun 2020 diperuntukan bagi pembangunan dua titik jalan lingkungan permukiman rabat beton. Masing –masing dengan dimensi lebar 3 meter, panjang 200 meter, tebal 12 cm, di RT 12 Dusun V Mompok, dan untuk dimensi lebar 3 meter, panjang 152 meter dan tebal 12 cm di RT 02, Dusun 1(Sakal) dengan anggaran Rp. 229.163.100
Kemudian, pembangunan, rehabilitasi, peningkatan sanitasi permukiman berupa gorong-gorong plat beton dengan ukuran panjang 5 meter dan Lebar 50 centimeter sebanyak dua unit terletak di di RT 01 Dusun 1(Sakal), dan di RT 09 Dusun 5(Mompok) dengan anggaran Rp 16.431.900. Pengadaan kloset untuk rumah tangga miskin sebanyak 25 unit dengan anggaran Rp 5 juta.
Lalu, dilokasikan untuk pembanguan gedung ganti pakaian dan MCK di lokasi lapangan futsal pada dusun IV Karyomulyo RT 06 dengan anggaran Rp 106. 233.700, dan penyediaan aset tetap perkantoran berupa dua unit laptop, dan videotron dengan anggaran Rp 19.500.000.
Tak hanya itu, dana desa juga dialokasikan untuk pemblian maubeler gedung posyandu berupa dua buah lemari berkas, empat kursi dan meja kerja sebesar Rp 8,4 juta. Serta, jasa pengeboran tiga titik sumur bor di RT 02 Dusun 1 (Sakal), di RT 05 Dusun IV (Karyomulyo), dan di RT 09 Dusun V(Mompok) dengan anggaran sebesar Rp 12.467.000.
Sebelum dilaksanakannya pembangunan yang bersumber dari dana desa, lanjut Ma’ruf, terlebih dahulu dilakukan pemberian pengarahan kepada para pelaku dana desa, dan tenaga kerja. ”Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak diantaranya pendamping tekhnik kecamatan Miswan Jumadi, Babinkamtimas Brika Arjoni, Babinsa Serda Denci dan TPKAD saudara Rahman,”lanjutnya.
Lebih lanjut, Ma’ruf menyebut, pihaknya juga akan mengalokasikan dana desa untuk kepentingan operasional gugus tugas covid 19 di Desa Pekurun Udik, pencegahan, penanggulangan dan Sosialisasi Covid 19. Ini sesuai dengan SE(Surat Edaran) Kementrian Desa, SE Gubernur Lampung, dan SE dari Plt Bupati Lampung Utara. ”Sedangkan untuk alokasi BLT(Bantuan Langsung Tunai) dari Dana Desa bagi RTM(RTM) yang belum pernah menerima bantuan sosial baik BPNT maupun PKH yang masih dalam proses verifikasi,”tutup tenaga kesejahteraan sosial kecamatan Abung Pekurun ini. (ndo/fer/her)






