Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 3 Mei 2020 23:35 WIB ·

Sandy Juwita : Hentikan Tradisi Ngabuburit Ditengah Pandemi


 Sandy Juwita : Hentikan Tradisi Ngabuburit Ditengah Pandemi Perbesar

KOTABUMI — Sandy Juwita, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Utara (Lampura) menilai kebiasaan “ngabuburit” sulit dihilangkan. Namun dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, sebaiknya masyarakat sedikit mengurangi aktifitas diluar rumah. Apalagi hal yang tidak diharuskan dan memaksa para warga untuk berada ditengah-tengah keramaian.

“Ayo kita mulai sama-sama menaati anjuran pemerintah di tengah wabah corona ini. Itu salah satu bentuk upaya kita memutus rantai ancaman sebaran Covid-19,” ajaknya, kemarin (3/5).

Menurutnya, seluruh elemen yang ada di wilayah Lampura harus bisa menjadi contoh untuk diri sendiri serta orang-orang di sekitarnya. Tak sebatas imbauan atau anjuran semata, banyak hal kecil lainnya dapat dijadikan sarana pintu masuk bertambahnya pemahaman mengenai Covid-19 bagi masyarakat.

“Semua harus bisa mencontohkan. Baik itu masyarakat, eksekutif, legislatif maupun para tokoh. Kalau hanya sebatas imbauan tapi kita sendiri tak bisa mencontohkan bagaimana bisa efektif,” ucapnya

Terlebih dengan ditetapkanya Kota Bandar Lampung sebagai wilayah zona merah penyebaran Covid-19 oleh kementerian kesehatan. Artinya, segala sesuatu yang berkaitan dengan ancaman virus corona kemungkinan bisa saja terjadi. Apalagi aktifitas masyarakat yang memiliki pekerjaan yang memaksa harus bersentuhan langsung dengan Kota Bandar Lampung. “Otomatis protokol kesehatan semua hal yang terkait coronavirus disease sepatutnya bisa benar-benar kita terapkan,” tandasnya.

Ungkapan Politisi Partai Gerindra ini disampaikan melihat imbauan Pemerintah dalam upaya memutus rantai ancaman sebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) sepertinya kurang diperhatikan masyarakat Kabupaten Lampura. Hal itu dibuktikan masih ditemukannya sejumlah warga yang terlihat asik berkerumun sembari menikmati datangnya jam berbuka puasa. Bahkan tradisi “ngabuburit” tersebut terus berlangsung sejak dimulainya bulan ramadhan.

Begitupun tingkat kepadatan para pengendara bermotor yang lalu-lalang disepanjang jalan. Mirisnya, berdasarkan pantauan Radar Kotabumi masih ada diantaranya yang kedapatan tanpa menggunakan masker penutup mulut saat berada diluar rumah. Kondisi itu bukan hanya sehari, melainkan setiap harinya sepanjang bulan ramadhan.

Seperti terlihat dibeberapa titik di seputaran wilayah Kabupaten setempat. Terlihat sekelompok remaja tengah asik bersenda gurau tanpa mengindahkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Jarang-jarang bang, kan setahun cuma sekali. Ini juga buat nunggu waktu buka. Apalagi belakangan kami jarang ketemu,” seloroh satu orang remaja yang minta namanya tidak disebutkan kepada Radar Kotabumi, kemarin. (ano/fer/her)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

9 JPTP Bakal Diselterkan Bulan Juni Mendatang

21 April 2026 - 10:21 WIB

59 Peserta Ikuti Seleksi Muli Mekhanai /// 2 Pasang Terbaik Akan Mewakili Lampura

20 April 2026 - 13:34 WIB

Sukatno Pantau Langsung Kegiatan TKA SD

20 April 2026 - 11:51 WIB

Setelah Paksu & Sehati, Disdukcapil Lampura Inovasi URC 1803

15 April 2026 - 19:06 WIB

Gelar Rapimnas 12 Mei 2026, DPP Evaluasi Persiapan DPD Menuju Konstituen Dewan Pers

7 April 2026 - 13:56 WIB

Terkait WFH Pemkab Lampura Tunggu Provinsi

2 April 2026 - 10:44 WIB

Trending di Headline