KOTABUMI — Masuknya nama Lekok dan Ahmad Hariyanto, dua pejabat Tulang Bawang Barat (Tubaba) pada Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), ditanggapi positif. Apalagi kedua pejabat itu mendaftar pada posisi Sekretaris Daerah Kabupaten.
Faruk, Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus pemerhati sosial dan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat, menyebut keduanya merupakan pejabat mumpuni, yang track recordnya tidak meragukan. Lekok misalnya, beberapa kali memegang jabatan penting di Tubaba dari Kepala DP2KA, Kepala BKD dan kini masih dipercaya menjabat Assisten II Setdakab Tubaba. “Kemampuan beliau tidak diragukan,” jelas Faruk.
Begitu pula halnya dengan Ahmad Hariyanto. Perjalanan karir dimulai dari bawah yang menempanya menjadi birokrat yang unggul. Ahmad Hariyanto beberapa kali menjabat jabatan penting di Tubaba. Seperti Kabag Humas dan kepegawaian, Sekretaris BKD dan Kabag Tapem. Lalu Kadishub dan Kadisdukcapil hingga saat ini.

Menurut Faruk, selama memangku jabatannya itu, tidak ada catatan miring. Malahan ada banyak prestasi yang ditorehkan. Kekinian, sebagai Kadisdukcapil, memperoleh pujian langsung dari Mendagri dalam hal pengelolaan Administrasi Kependudukan (Adminduk) “Bahkan oleh Kementerian dijadikan testimony seluruh Kepala Dinas Dukcapil se-Indonesia, dalam hal Reformasi Layanan Adminduk Melalui Tandatangan Elektronik (FORMULA UNIK) “Beliau juga rangking 3 nasional sebagai peserta Diklat PIM II 2019” ungkap Faruk.
Karenanya, ketika Panitia Seleksi (Pansel), mengumumkan keduanya lolos seleksi administrasi bahkan memperoleh nilai dan peringkat tertinggi, Faruk tidak merasa kaget. Sebab memang keduanya cakap dan berkemampuan serta visioner.
“Saya berharap diantara keduanya dapat direkomendasikan dan ditetapkan sebagai Sekda Lampura,” pungkasnya. (ndo/fer/her)






