KOTABUMI — Tingkatkan peran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dalam meminimalisir terjadinya potensi konflik di tengah masyarakat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lampung Utara (Lampura) menggelar rapat koordinasi, Senin (22/6).
Rapatkoordinasi bersama FKDM Kabupaten setempat itu, diawali dengan pemakaian masker secara simbolis, oleh Plt. Kepala Badan Kesbangpol Lampura, Fadly Achmad kepada anggota FKDM. Pemakaian masker dimaksudkan sebagai wujud kepatuhan terhadap protokoler kesehatan dalam kegiatan yang digelar selama masa pandemi Covid-19.
Dalam sambutannya, Fadly menyampaikan pentingnya peran FKDM, utamanya dalam melakukan cegah dan tangkal sejak dini. Baik menyangkut situasi keamanan dan politik di Kabupaten Lampura. Karenanya peran penting itu harus senantiasa ditumbuhkembangkan dan ditingkatkan.
Peningkatan peranan itu dapat dilakukan melalui sinergitas antara anggota FKDM dengan seluruh pihak terkait. Tidak terkecuali aparatur desa dan kelurahan. Sinergitas adalah faktor penting bagi FKDM dalam menjalankan peranannya.
Dijelaskan, jika FKDM merupakan ‘mata’ dan ‘telinga’ dari pemerintah yang bertujuan memberikan informasi, mengkoordinasikan, serta mengkomunikasikan data dari masyarakat tentang potensi ancaman, keamanan, dan gangguan lainnya.
”FKDM adalah mata dan telinga dari pemerintah karena peranan mereka cukup penting dalam meredam terjadinya potensi konflik. Karenanya sampaikan segera informasi menyangkut situasi keamanan sejak dini. Nantinya informasi tersebut akan disaring dan diteruskan untuk diambil langkah-langkah kongkrit” ujarnya.
Mengingat peranannya yang cukup vital, Fadly juga berharap, seluruh anggota FKDM dapat meningkatkan kemampuan mendeteksi secara dini setiap potensi atau gejala yang mengarah pada aksi yang merugikan masyarakat.
“Lakukan pendekatan secara persuasif dan gali informasi sedetail mungkin, sehingga laporan yang dihasilkan akan benar – benar valid,” imbaunya.
Di tempat sama, Wakil Ketua FKDM Lampung Utara, Sabirin menyampaikan rapat koordinasi yang mereka ikuti ini cukup bermanfaat. Hal ini dikarenakan mereka kembali diingatkan pentingnya tugas atau peranan mereka dalam kewaspadaan dini. “Kegiatan ini membuat kami lebih termotivasi dalam menjalankan tugas atau peranan di tengah masyarakat,”pungkasnya. (ria/fer/her)






