KOTABUMI — Usai dilantik menjadi Kepala Dinas Perdagangan(Kadisdag) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) Hendri SH.MM, langsung melakukan peninjauan sejumlah Pasar yang ada di Kabupaten setempat.
Selain meninjau Pasar Pagi dan Pasar Buah Kotabumi, Hendri juga meninjau sejumlah aset milik Disdag yang ada di Taman Sahabat Kotabumi.
Kadisdag Lampura Hendri menjelaskan, tujuan ia langsung turun ke sejumlah Pasar di hari ke duanya menjabat sebagai Kadisdag adalah ingin melihat sejauh mana penerapan protokoler kesehatan mamasuki era New Normal di sejumlah pasar yang ada di Lampura.”Kita ingin lihat sejauh mana perkembangan Pasar, kemudian bagaimana penerapan protokoler kesehatan selama New Normal. Apakah berjalan atau tidak,”ujar Hendri disela-sela melakukan peninjauan, Kamis (9/7).
Saat menyambangi para Pedagang lanjut Hendri, ia tak lupa mengingatkan agar para Pedagang mematuhi protokol Kesehatan.
Mulai dari memakai masker, sering melakukan cuci tangan hingga menjaga jarak. Tak lupa juga ia langsung berkomunikasi dengan para pedagang untuk mendengar apa saja yang menjadi keluhan Pedagang.”Maskernya ya ibu, bapak jangan lupa dipakai, jangan digantung di leher. Jangan lupa protokol kesehatan di jalankan, tempat cuci tangan dan sabun sudah disiapkan,”himbaunya.
Meski belum maksimal pelaksanaan Protokol Kesehatan terus Hendri, salah satunya kurangnya fasilitas cuci tangan, ia langsung memanggil KUP dan Kabid yang bertugas dibidangnya untuk mencarinan solusi terkait hal ini. Mengingat Pasar merupakan tempat transaksi jual beli yang setiap harinya dipadati Masyarakat.”Kita lihat beberapa tempat yang ditinggal pedagangnya selama masa Covid-19 masih layak terpakai atau tidak.
Kita ingin Masyarakat saat berbelanja meras aman dengan adanya protokol kesehatan ini,”kata dia.
Dari pantauan di lokasi, selain menanyakan keluhan Pedagang Hendri juga melihat kelayakan jalan-jalan yang ada di Pasar.
Selain itu ia juga melihat pos-pos jaga Disdag yang ada di Pasar dan sudah tidak layak lagi untuk digunakan. Tak hanya itu saja atap-atap tempat para Pedagang Kaki Lima(PKL) berjualan yang terbuat dari terpal dan bambu tak luput dari perhatiannya.”Ibu, bapak, kalau tempat dagangnya direnovasi setuju gak.
Saya liat kondisinya seperti ini, kalau hujan besar bisa basah, bagaimana mau atau tidak,”tanyanya kepada perwakilan para Pedagang.
Setelah mengetahui apa saja yang akan diperbaiki tambah mantan Kabag Hukum Pemkab Lampura ini, baik yang ada di Pasar Pagi Kotabumi, Pasar Buah dan TS akan dilakukan perehaban. Untuk itu ia akan melakukan jemput bola ke Pusat untuk memperbaiki sarana dan prasarana Pasar jika tidak tersedia di APBD.”Untuk Pasar Pagi juga akan di tata, karena dilihat tempatnya bersempitan. Untuk itu akan kita buatkan jalan dengan batasan besi, sehingga ada jarak antara jalan dan penjual dan tidak terjadi himpitan,”pungkasnya. (ria/fer/her)

Empat Hari Dilantik, Kadisdag Tinjau Sejumlah Pasar 




