KOTABUMI — Dinas Perdagangan(Disdag) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mengintruksikan koordinator wilayah (korwil) gas untuk turun ke bawah dan mengecek kebenaran informasi di sejumlah tempat gas jenis tabung melon sulit untuk di cari. Hasil dari pengecekan itu, ternyata memang terjadi kelangkaan gas tabung 3 kilogram(kg) di sejumlah titik.
“Setelah korwil uturn kewilayah kerja masing-masing, ternyata benar ada kelangkaan gas tabung 3kg di sejumlah titik. Informasi kelangkaan gas ini kita dapat langsung dari masyarakat dan kita cek kebenaranya ternyata benar,”jelas Hendri, Kepala Disdag Lampura, melalui sambungan teleponnya, Kamis (23/7).
Menurut Hendri, sejumlah titik dimaksud yakni di daerah Kelurahan Sribasuki, Kotabumi Tengah, Kebon Empat, Kebon 5 dan Wilayah Abung Pekurun. Kelangkaan gas sendiri terjadi karena kurangnya pasokan, sementara jumlah pengguna tabung melon semakin bertambah.
Sejauh ini untuk daerah yang sering mengalami kelangkaan masing-masing korwil sudah mengajukan untuk penambahan pasokan gas tabung melon.”Mereka sudah ajukan untuk penambahan gas tabung 3kg. Namun memang hingga kini belum ada penambahan, untuk itu bosok (hari ini, Red) akan kita rapatkan guna mencari solusi,”ucapnya.
Seyogyanya masih Hendri, gas tabung melon tersebut digunakan untuk Masyarakat yang memang kurang mampu.
Namun jika dilihat masih kurangnya kesadaran Masyarakat dari kalangan menengah atas yang masih menggunakan tabung 3kg tersebut.
Hendri juga menegaskan, sebagai Bidang Pengawasan ia berpesan kepada seluruh agen hingga pengecer untuk tidak bermain-main. Apalagi mereka sampai melakukan penimbunan gas untuk meraup ke untungan dan menyebabkan kelangkaan.
“Jangan main-main. Kami memang sifatnya hanya pengawasan, namun jika kami temukan ada yang bermain maka tidak main-main kami akan laporkan kepada aparat hukum. Hal ini dilakukan untuk memberikan contoh kepada seluruh Masyarakat untuk tidak bermain-main hingga merugikan orang banyak,”tegasnya. (ria/fer/her)






