KOTABUMI — Sebanyak 220 desa dari 232 se-kabupaten Lampung Utara (Lampura), diperkirakan telah mencairkan kucuran Alokasi Dana Desa (ADD) triwulan II tahun 2020. ADD yang disalurkan itu untuk bulan April hingga Juni 2020. Perkiraan itu didasari dari jumlah desa yang menyampaikan berkas pencairan pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa(DPMPD) Lampura, untuk disampaikan kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) setempat.
“Berkas pencairan ADD dari desa yang kami sampaikan ke BPKA sebanyak 220 desa, namun apakah sudah dicairkan kami tidak mengetahuinya. Sebab kami hanya memroses kelengkapan administrasi desa saja untuk diteruskan ke BPKA, sedangkan pencairannya langsung ke rekening desa.” jelas Kabid Pemerintahan Desa DPMPD Lampura, R. Habibie melalui ponselnya, Kamis (6/8).

Dijelaskan Habibie, dari 220 desa yang menyampaikan berkas permohonan pencairan dana, hanya tinggal 9 desa yang belum mengajukan, sementara 3 desa masih harus melengkapi berkasnya. Jika berkas telah lengkap, maka DPMPD akan menyampaikannya ke DPKA. “Tiga desa sedang kami proses, sedangkan sembilan desa sama sekali belum mengajukan,” papar dia.
Di tempat berbeda, Kepala Bidang Perbendaharaan di BPKA, Ashhabul Yamin Hakim mengatakan, jumlah desa yang telah menerima ADD sampai saat ini mencapai sekitar 200-an desa. Penyalurannya dilakukan secara bertahap sesuai dengan dengan berkas pengajuan yang masuk. Terakhir, penyaluran ADD itu dilakukan pada Senin pekan ini.
“Sejauh ini, sudah ada sekitar 200-an desa yang ditransfer ADD-nya. Untuk jumlah pastinya, saya tidak begitu ingat,” terangnya.
Hakim menjelaskan, ADD triwulan II yang disalurkan itu merupakan ADD bulan April, Mei, dan Juni. ADD ini akan disalurkan kepada desa – desa yang berkasnya dinyatakan tidak lagi memiliki kesalahan. “Apabila masih ada kesalahan, tentu harus diperbaiki dan setelah administrasinya dinyatakan benar maka ADD akan segera ditransfer ke rekening desa masing-masing,” pungkasnya.
Terpisah Edwarsyah Putra ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Lampura, membenarkan jika dana ADD bulan April, Mei dan Juni (tri wulan kedua) sudah dicairkan. Meskipun belum seluruh desa yang mencairkannya. Menurut Edwarsyah, meski ada keterlambatan, namun keterlambatan itu masih dapat dimaklumi. Apalagi saat ini masih suasana pandemi covid-19. “Sudah jauh lebih baik, hanya terlambat bulan saja, berbeda dengan tahun lalu yang hingga berbulan-bulan lamanya. Saya berharap kedepan, dapat lebih baik lagi. Artinya pembayaran yang dilakukan per triwulan itu dapat tepat waktu.” ujarnya. (ndo/fer/her)

Desa di Lampura Cairkan ADD Triwulan ke II 




