Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 6 Agu 2020 22:15 WIB ·

Empat Sungai dan Sumur Dekat TPA di Uji Laboraturium Pastikan Tidak Tercemar dan Aman di Konsumsi


 <span class=Empat Sungai dan Sumur Dekat TPA di Uji Laboraturium Pastikan Tidak Tercemar dan Aman di Konsumsi"> Perbesar

KOTABUMI —  Guna memastikan kondisi air dalam keadaan sehat dan tidak tercemari, kemarin(6/8) tim Uji Laboraturium kadar air dari Pemerintah Provinsi Lampung mengambil uji sampel air di sejumlah wilayah yang ada di Lampung Utara(Lampura).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup(DLH) Lampura Tomy Suciadi didampingi KUPT TPA Armansyah menjelaskan, pengambilan sampel air memang rutin dilakukan tim uji Lab dari Provinsi Lampung setiap tahun.
Kali ini tim tersebut melakukan pengambilan sampel air di empat sungai besar dan enam titik air yang ada di lingkungan Tempat Pembuangan Ahir(TPA).”Pengambilan sampel air itu untuk mengetahui apakah air itu masih aman atau tidak, terutama untuk yang di rumah warga,”ujar Tomy Suciadi, Kamis(6/8).

Dari hasil uji lab sebelumnya lanjut Tomy, kondisi air dalam keadaan baik atau bisa dikatakan aman dari bakteri atau zat berbahaya lainnya. Untuk rumah warga yang diambil sampel airnya itu yang terdekat dari TPA dengan jarak 100 meter dari gerbang TPA. Sebelumnya ia sering melakukan konsultasi dengan Masyarakat sekitar yang kesehariannya menjadi pemulung di TPA tentang kondisi air.

“Alhamdulillah nggak ada keluhan dari Masyarakat. Mereka bilang airnya baik-bail saja. Hasil uji lab air di Lampura ini juga sebagai salah satu syarat dalam penilaian Adipura,”terangnya.

Di sekitar TPA sendiri lanjut dia, ada Masyarakat yang menanam sayur-sayuran seperti bayam, kangkung dan tanaman sayuran lainnya. Hasil tanaman itu sering dikonsumsi warga dan ada sebagian yang diberikan untuk makanan hewan. Untuk hasil lengkapnya sendiri bisa didapat dalam waktu satu minggu. Namun dari hasil pengujian sampel PH dan Suhu yang dilakukan di beberapa titik yang dilakukan tim penguji tersebut hasilnya masih normal.

Namun sampel air tetap di bawa ke Lab Provinsi untuk mendapatkan hasil yang akurat.”Saya juga menghimbau untuk limbah-limbah dari para Pengusaha tersebut agar melakukan uji sampel limbah. Uji limbah bisa dilakukan oleh badan yang memiliki sertifikat, sehingga hasilnya nanti dapat dilaporkan ke DLH Kabupaten,”himbaunya. (ria/fer/her)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline