Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 9 Agu 2020 21:41 WIB ·

Musim Kemarau DBD Tetap Mengancam Maya : Kebersaihan Lingkungan Harus Tetap Terjaga


 Foto Kadiskes Lampura dr. Hj. Maya Metissa. Perbesar

Foto Kadiskes Lampura dr. Hj. Maya Metissa.

KOTABUMI–Nyamuk Demam Berdarah Dengue(DBD) tidak hanya berkembang biak saat terjadi saat musim hujan saja.
Namun di saat musim kemarau juga bisa mberkembang biak. Karena faktor utama timbulnya nyamuk DBD adalah tidak bersihnya lingkungan tempat tinggal Masyarakat.”Bukan karena musim hujan saja, saat ini juga bisa saja masyarakat terkena. Faktor utamanya lingkungan yang nggak bersih, untuk itu kebersihan lingkungan harus kita jaga,”himbau Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara(Lampura) dr. Hj. Maya Metissa saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, Minggu (9/8)

Untuk membrantas nyamuk DBD lanjut Maya, yang utamanya Masyarakat harus melakukan pencegahannya terlebih dahulu yakni dengan menggerakkan 3 M plus.
Mulai dari menguras bak mandi, menutup air-air yang ada di penampungan dan melakukan penguburan terhadap barang bekas.

Dan yang paling utama juga harus menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat(PHBS) serta melakukan Pembrantasan sarang nyamuk.”Kalau semua ini diterapkan insyaallah kita akan aman dari nyamuk DBD. Dan tidak akan ada lagi wilayah endemik, Masyarakat akan tumbuh dengan nyaman dan sehat,”ucapnya.

Untuk itu tambah Maya, jika ada Masyarakat yang mengalami gejala demam tinggi dan d tubuhnya timbul bercak merah yang banyak segera bawa ke rumah sakit.
Nantinya apa bila pasien tersebut dinyatakan DBD maka pihak rumah sakit akan melaporkan melalui KDRS(Kewaspadaan Dini Rumah Sakit).

Setelah pasein di rawat pihak Puskesmas di tempat tinggal pasien akan melakukan PE.
PE sendiri dilakukan hingga ke 10 rumah terdekat dari pasien DBD. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah ada jentik nyamuk DBD di sekitar rumah pasien yang dapat membahayakan Masyarakat.

Jika ada pihak Dinas Kesehatan akan turun ke bawah untuk melakukan Fogging.”Ingat foging tidak membunuh jentik nyamuk, foging hanya membunuh nyamuk dewasa. Untuk itu pemberantasan harus kita lakukan dengan menerapkan 3M plus,”pungkasnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 113 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline