Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 23 Agu 2020 20:51 WIB ·

Pembakar Bendera Sangsaka Merah Putih, Meninggal Dunia Diduga Mengidap Penyakit Lever


 <span class=Pembakar Bendera Sangsaka Merah Putih, Meninggal Dunia Diduga Mengidap Penyakit Lever"> Perbesar

KOTABUMI — Man Astutiningtiyas warga Kelurahan Sribasuki tersangka pembakaran bendera sangsaka merah putih yang sempat viral di Media Sosial (Medsos) beberapa waktu lalu meninggal dunia. Wanita itu meninggal pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang terletak di lingkungan VI RT III, Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura).

Lurah Sribasuki Puncoro Teguh Iman Santoso saat dikonfirmasi di lokasi pemakaman menyampaikan, menurut informasi yang diterimanya, Ajeng (Sapaan Man Astutiningtiyas,red) meninggal akibat penyakit Lever, dan sebelumnya sejak 16 Agustus 2020 Ajeng dirawat di Rumah Sakit (RS) Maria Regina Kotabumi.

“Ya, Ajeng sempat dirawat di RS Maria Regina sejak 16 Agustus, dan meninggal sekitar pukul 13:30 WIB” ujarnya.

Dari pantauan di lokasi nampak hadir dalam pemakaman tersebut orang tua dan keluarga Man Astutiningtiyas, Lurah Sribasuki, Pendeta, Babinsa dan masyarakat setempat.

Diketahui sebelumnya, Media sosial sempat heboh ulah postingan Man Astutiningtiyas yang membakar bendera Sangsaka Merah Putih, secara Live melalui akun media sosial Facebook miliknya. Karena ulah nekatnya itu, Man Astutiningtiyas akhirnya diamankan oleh anggota Polres Lampura yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Bambang Yudho Martono.

Setelah dilakukan penangkapan terhadap tersangka, dan dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui tersangka mengalami gangguan jiwa, dan oleh Polres Lampura, untuk lebih meyakinkan hal itu tersangka dibawa kerumah sakit jiwa kurungan nyawa di Bandar Lampung. (fer/her)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rapat Bersama, Dishub Matangkan Terminal Stasiun /// Kotabumi Menuju TBB

25 April 2026 - 11:58 WIB

Rapat DWP, Berbagai Usulan Disampaikan

23 April 2026 - 14:55 WIB

Tandatangani Pakta Integritas, Disdik Sosialisasikan SPMB

22 April 2026 - 10:38 WIB

9 JPTP Bakal Diselterkan Bulan Juni Mendatang

21 April 2026 - 10:21 WIB

59 Peserta Ikuti Seleksi Muli Mekhanai /// 2 Pasang Terbaik Akan Mewakili Lampura

20 April 2026 - 13:34 WIB

Sukatno Pantau Langsung Kegiatan TKA SD

20 April 2026 - 11:51 WIB

Trending di Headline