Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 30 Agu 2020 21:12 WIB ·

Pasien Positif Covid-19 di Lampura Bertambah Dua Orang Satu Diantaranya Warga DKI Jakarta


 caption foto : Sanny Lumi Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Lampura
Perbesar

caption foto : Sanny Lumi Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Lampura

KOTABUMI–Terjadi penambahan pasien positif Covid-19 di Lampura sebanyak 1 orang. Pasien berjenis kelamin wanita itu merupakan istri dari pasien positif sebelumnya yang berasal dari Kecamatan Negara Ratu, Sungkai Utara. Dengan begitu jumlah pasien positif yang masuk data tim gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 Lampura menjadi sebanyak 29 orang.

Dihubungi via telpon, Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Lampura, Sanny Lumi menjelaskan, pada Sabtu (29/8), terjadi penambahan pasien terkonfirmasi Covid-19, sebanyak 2 orang. Sati diantaranya merupakan istri pasien positif asal Negara Ratu, satunya lagi merupakan warga DKI Jakarat yang bekerja di Lampura. Namun lantaran KTP yang bersangkutan dari DKI Jakarta, maka data terconfirmasi posistif masuk pada Satuan Tugas DKI Jakarta. “Sebenarnya ada dua penambahan pasien positif, namun satunya ber-KTP Jakarta, sehingga masuk data DKI Jakarta.” jelas Sany, Minggu (30/8)

Meski masuk data DKI Jakarta, namun pasien tersebut bersama pasien wanita asal Negara Ratu di isolasi di Islamic Center. Sebab pasien tersebut bekerja di isntansi pemerintah di Kabupaten Lampung Utara. Gugus Tugas juga sudah melakukan tracing riwayat perjalanan dan tempatnya bertugas. “Rencananya kita akan melakukan tes pada seluruh pegawai tempatnya bekerja mulai besok (hari ini-red),” tambah Sany.

Sany menambahkan, meski ada penambahan kasus, namun pasien sembuh juga bertambah, Tercatat sudah 19 orang pasien yang sembuh dan satu pasien meninggal dunia. Dengan demikian tinggal 9 pasien yang masih menjalani masa isolasi. “Dari ke-29 orang ini‎, sembilan belas orang di antaranya dinyatakan telah sembuh dan satu meninggal dunia. Sedangkan sembilan orang lainnya sedang menjalani masa isolasi. Proses isolasi dilakukan di dua tempat, yakni tujuh orang di Islamic Center, dua orang di RSU H.M.Ryacudu.” jelasnya

Sanny menjelaskan, lonjakan jumlah pasien SARS COV-2 terjadi dalam dua pekan terakhir. Jumlahnya mencapai 12 orang. Rinciannya, lima kasus ditemukan pada tanggal 16 Agustus, 1 kasus pada tanggal 21 Agustus, tiga kasus‎ pada 23 Agustus, 3 kasus pada dua hari berikutnya, dan 1 kasus pada 29 Agustus. “Dua pekan belakangan ini terjadi cukup besar lonjakan jumlah pasien Covid-19,” kata dia.

Dengan masih tingginya jumlah pasien virus Corona di Lampung Utara, Sanny mengimbau warga tetap mengedepankan protokol kesehatan di mana pun berada. Masker dan rajin membersihkan tangan, serta menjaga jarak harus ‎terus dijalankan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Jangan lupa kenakan masker saat berada di luar rumah dan tetap jaga jarak,” pintanya. (ndo/her)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline