Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 17 Sep 2020 11:40 WIB ·

BPS Lakukan Cencus Night Data Tunawisma dan Gelandangan


 <span class=BPS Lakukan Cencus Night Data Tunawisma dan Gelandangan"> Perbesar

KOTABUMI — Badan Pusat Statistik(BPS) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) rampung menyelesaikan Sensus Penduduk Wawancara maupun Sensus Penduduk Online.

Usai melakukan sensus Penduduk Wawancara pada tanggal 15 September 2020, BPS tak berhenti sampa di situ saja, mereka langsung melakukan Census  Night (sensus malam). Census  Night merupakan rangkaian dari kegiatan sensus penduduk tahun 2020. Dimana pelaksanaanya, dikhususkan satu malam, yaitu pada malam hari Selasa 15 September 2020 untuk mendata para tuna wisma.

Dari hasil Census  Night tim dari BPS melakukan penyusuran ke sejumlah titik untuk menjangkau Tunawisma. “Alhamdulillah sensus penduduk wawancara sudah selesai. Kita lanjutkan dengan census  night dan kita berhasil mendata lima orang Tunawisma,”terang Kepala BPS Lampura Anwar kepada Radar Kotabumi, Rabu(16/9).

Verifikasi di lapangan sendiri lanjut Anwar, sudah selesai semua. Baik RT/Dusun/Lingkungan sudah diverifikasi semua. Saat ini para Petugas Sensus sedang merapihkan dan memeriksa dokumen.

Mulai pukul 21.00 WIB Tim Task Force melakukan census night, untuk mencatat tunawisma.  Kegiatan census night ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia untuk memastikan bahwa semua penduduk telah tercatat.

Pada dasarnya Dinsos secara periodik telah melakukan penanganan terhadap para gelandangan tunawisma ini dengan mengirim mereka untuk dibina/dipulihkan di Yayasan Aulia Rahman.

Sehingga yang tercatat tadi malam mungkin “tunawisma baru” yang berasal dari daerah lain.”Insyaallah semua penduduk kita sudah terdaftar baik melalui sensus online maupun wawancara langsung,”ucapnya.

Sebelumnya masih Anwar, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memperoleh informasi lokasi-lokasi tunawisma.

Lalu tanggal15 September pihaknya mengidentifikasi lokasi-lokasi tersebut. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 untuk mengetahui zona covid-19. Kemudian pada pukul 20.00 WIB pihaknya melakukan briefing dan membagi wilayah tugas.

Tim Pertama menyisir lokasi-lokasi di sekitar Pasar Pagi, Stasiun, Terminal Kota, Taman Sahabat, Pasar Central, Terminal Induk Kotabumi, Pasar Candimas, SPBU, untuk mencatat tunawisma.

Selain itu, petugas Koseka di setiap kecamatan juga akan mencatat di wilayah kerjanya masing-masing pada waktu sama jika ditemukan tunawisma.”Dalam melaksanakan pencatatan tunawisma ini, tim Task Force tetap disiplin dengan protokol kesehatan,”jelasnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline