KOTABUMI — Pasien terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) bertambah sebanyak lima orang. Akibat penambahan jumlah pasien tersebut, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 89 orang.
Melalui press releasenya, Kepala Sekretariat posko Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Lampura sekaligus juru bicara tim gugus tugas, Sanny Lumi mengatakan, di Kabupaten Lampura kembali terjadi penambahan kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pada Senin (21/9) terjadi penambahan sebanyak tiga pasien. Ketiganya berasal dari tiga Kecamatan yang berbeda, yaitu di Kecamatan Kotabumi, Abung Tengah, dan Hulu Sungkai.
“Dari ke-tiga orang itu, dua diantaranya merupakan Tracing dari kasus sebelumnya. Sementara satu orang lainnya, memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah” ujar Sanny Lumi, Selasa (22/9).
Ketiga orang tersebut ialah, seorang wanita berusia 33 tahun berinisial ID warga Kecamatan Abung Tengah, kemudian pasien kedua berjenis kelamin wanita berusia 22 tahun yang berinisial RS, warga Kecamatan Kotabumi, dan yang terakhir berjenis klamin laki-laki, berusia 22 tahun, yang berinisial SW, warga Kecamatan Hulu Sungkai, Kabupaten Lampura.
Lalu, lanjut Sany terjadi penambahan sebanyak dua kasus. Keduanya berasal dari Kecamatan Kotabumi Utara.
“Kasus baru ini terdiri dari perempuan dengan usia 46 tahun dan laki-laki dengan usia 48 tahun” jelasnya
Paparan virus Corona didapat oleh keduanya karena mereka berdua diketahui sempat memiliki kontak erat dengan kerabat mereka yang berkunjung dari Medan. Kunjungan kerabat dekat mereka itu dilakukan pada 21 Agustus lalu.
Setelah tiga hari menginap di kediaman mereka, selanjutnya, kerabat dekat keduanya itu kembali ke Medan pada tanggal 24 Agustus. Hanya berselang 16 hari dari kunjungannya itu, tepatnya pada 9 September, yang bersangkutan diketahui meninggal dunia di Medan.
Almarhum diketahui meninggal dunia akibat SARS COV-2. Mendapat kabar tersebut, tim Covid-19 Puskesmas Kotabumi Utara segera melakukan tes swab atas keduanya. Tes swab dilakukan pada 14 dan 15 September lalu.
Kekhawatiran mereka akhirnya terbukti. Keduanya ternyata positif terpapar Covid-19. Kepastian ini berdasarkan hasil swab dari Balai Veterniter Lampung pada 22 September. “Saat ini, beliau berdua sedang melakukan isolasi mandiri” tuturnya. Kabar baiknya, Lampura juga mengalami penamabahan pasien sembuh sehingga menjadi 48 orang dan sebanyak 2 orang meninggal dunia. (fer/her)






