Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 4 Okt 2020 21:43 WIB ·

Antispasi Banjir, BPBD Bersihkan Gorong-gorong


 Foto IST  Tampak tim TRC BPBD Lampura saat membersihkan gorong-gorong yang ada di Kali Bening.
Perbesar

Foto IST Tampak tim TRC BPBD Lampura saat membersihkan gorong-gorong yang ada di Kali Bening.

KOTABUMI–Itensitas ujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah daerah berpotensi mengalami banjir.
Untuk itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) melalui Tim Reaksi Cepat(TRC) membersihkan beberapa titik gorong-gorong yang menjadi salah satu tersumbatnya air dan dapat mengakibatkan terjadinya banjir.

Salah satu gorong-gorong yang dibersihkan yakni gorong-gorong yang berada di Kali Bening Kecamatan Kotabumi Selatan.”Selain membersihkan gorong-gorong yang ada di dekat Perumahan Nuwo Mapan Kelapa Tujuh kita juga bersihkan gorong-gorong yang ada di depan Hotel Graha Kali Bening. Gorong-gorong ini kalau tidak dibersihkan sampahnya debit air akan naik, dan badan jalan bisa kebanjiran,”jelas Kepala BPBD Lampura Karim SR melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Mery Edialis.

Tim yang di turunkan untuk membersihkan gorong-gorong tersebut lanjut Mery, yakni berjumlah 20 orang.
Di Lampura sendiri ada enam lokasi titik banjir diantaranya, Kecamatan Kotabumi, Kotabumi Selatan, Abung Selatan, Sungkai Selatan dan Kecamatan Abung Timur.
Untuk bentuk bantuan dan perhatian dari Pemerintah tentunya ada, yakni untuk Masyarakat yang terkena banjir selama dua sampai tiga hari.

“Ketika terjadi titik banjir tim tentu akan langsung kita turunkan untuk membantu masyarakat. Jika harus menggunakan perahu karet dan peralatan lainnya kita siap untuk membantu mengevakuasi masyarakat yang terkena banjir,”paparnya.

Mengingat intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir ini, ia juga menghimbau kepada seluruh Masyarakat yang berada di bantaran sungai untuk terus Waspada.
Karena ketika terjadi hujan lebat, tidak menutup kemungkinan air sungai akan naik.
Untuk itu Masyarakat yang ada di bantaran sungai juga harus memperhatikan dan memperingati anggota keluarganya terutama anak-anak untuk tidak bermain di pinggir sungai.

“Salah satu bentuk ke siap siagaan kita yakni melakukan penebangan pohon yang dianggap dapat membahayakan masyarakat ketika terjadi hujan dan angin kencang.
Lalu membersihkan aliran sungai, drainase dan gorong-gorong dari sampah. Untuk itu kita minta kepada Masyarakat untuk tidak membuang sampah di aliran sungai, karena ketika air tidak mengalir dengan lancar maka akan terjadi banjir,”himbaunya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline