Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 1 Nov 2020 21:45 WIB ·

Cangget Bara Festival Wujud Pelestarian Budaya


 Foto RIA  Peserta Festival Cangget Bara, pihak Disdikbud, Tokoh dan Forkopimda saat foto bersama usai di gelar berbagai pertunjukan.  Perbesar

Foto RIA Peserta Festival Cangget Bara, pihak Disdikbud, Tokoh dan Forkopimda saat foto bersama usai di gelar berbagai pertunjukan.

KOTABUMI–Setelah melakukan berbagai persiapan dengan matang, akhirnya Jumat(30/10) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) berhasil menampilkan Cangget Bara Festival dalam Plat From Kebudayaan Indonesia tahun 2020 mewakili Provinsi Lampung.
Kegiatan yang digelar di Komplek Lapangan Tenis Kotabumi Sukung tersebut diadakan menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Dibuka langsung oleh Asisten III H. Efrizal Arsyad dan dihadiri Anggota DPRD, Tokoh Adat Lampung A.Akuan Abung Gelar Nadikiyang Pun Minak Yang Abung, Forkopimda dan elemen Masyarakat.

Efrizal Arsyad menjelaskan, Cangget Bara ferstival merupakan seni budaya Lampura yang sudah ada sejak lama. Melalui Festival Kebudayaan Indonesiana ini bisa disadari betapa eratnya seni budaya dengan kehidupan manusia, karena seni tidak hanya sebuah karya, akan tetapi harus mampu dikembangkan.

“Kita tentunya bersyukur seni budaya yang dimiliki bisa tampil di Indonesiana yang disiarkan langsung melalui cannel youtube, sehingga seluruh masyarakat bisa menyaksikannya.

Mari bersama sama lestarikan seni budaya dan menggali potensi daerah dengan cepat serta terus berjuang untuk Lamputa agar lebih kuat,”ajak Efrizal.

Ditempat yang sama Tokoh Adat Lampung A. Akuan Abung menyatakan bahwa Cangget Bara festival merupakan wujud pelestarian budaya yang menjadi salah satu ikon Lampura pada umumnya Provinsi Lampung.

Cangget Bara merupakan budaya turun temurun dari nenek moyang masyarakat Lampung yang hingga kini masih di pertahankan kelestariannya.
Tahun ini, melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Lampura bisa menampilkan seni kebuyaan dengan tema Cangget Bara Festival di Platform Kebudayaan Indonesiana.”Karena itu, para kalangan remaja harus terus melestarikan kebudayaan yang ada, sehingga tetap bertahan dizaman modern seperti saat ini,”pesannya.

Terpisah Plt. Kadisdikbud Lampura Mikael Saragih dalam pembukaan Kotabumi Art Festival menerangkan, sebagaimana yang pernah di sampaikan pada acara pembukaan Cangget Bara, bahwa seni itu tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan manusia.

Seni pada hakekatnya merupakan unsur dari sebuah budaya yang telah melekat dalam adat tradisi, yang turut membentuk peradaban, dan sebagai pelestari nilai-nilai luhur bangsa. Karena itu, seni tidak hanya sebagai sebuah karya yang dan nasional.
Pemkab Lampura terus berkomitmen untuk mengembangkan dan melestarikan seni budaya daerah. Bahkan Lampura telah tercatat ke dalam Museum Rekor Indonesia atau MURI, yaitu sebagai Kabupaten yang menggelar acara adat Nyubuk Majew dengan peserta terbanyak.

“Berbagai upaya pelesatarian budaya yang telah dilakukan Pemkab Lampura telah mendapatkan pengakuan dari Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan memberikan 3 sertifikat Warisan Budaya Tak Benda, yaitu Nyubuk Majew, Sebambangan, dan Cangget agung,”jelasnya.

Diketahui, Cangget Bara dan Kotabumi Art Festival Tahun 2020 merupakan media untuk mempertemukan berbagai komunitas budaya dan individu untuk berbagi ide, pengalaman dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah dalam memajukan dan melestarikan kesenian dan budaya daerah yang ada.

Serta membangun kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menghidupkan dan mengoptimalkan Lampura.”Dengan harapan akan berdampak pada pertumbuhan kreativitas dan ekonomi
masyarakat lokal dan sekaligus peningkatan kunjungan Wisatawan domestik maupun mancanegara terhadap Lampura pada Cangget Bara dan Kotabumi Atr Festival Tahun 2020,”harapnya.

Di lokasi giat Cangget Bara Festival bersama-sama menyaksikan video dokumenter tentang Situs budaya yang terdapat di Kabupaten Lampura.
Mulai dari Situs Cangok Ghacak atau cagar budaya Makam Minak Trio Deso dan berbagai Tokoh lainnya, kemudian situs Keramat Teluk dan Situs Batu Kodok.
Cangget Bara merupakan tarian tradisi masyarakat wilayah Kabupaten Lampung Utara, yang dilakukan oleh para muda mudi dengan suka cita dalam menyambut malam bulan purmama tiba.

Sedangkan Kotabumi Art festival merupakan kegiatan pagelaran seni budaya daerah yang telah rutin dilaksanakan di Kabupaten
Lampung Utara sejak tahun 2018.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline