KOTABUMI–Jajaran Satuan tugas(Satgas) Percepatan Penanggulangan Covid-19 Lampung Utara (Lampura), Kamis(14/1) menggelar rapat bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) terkait.
Rapat yang digelar di aula Siger Pemkab setempat itu, dipimpin Asisten II Pemkab Lampura H. Azwar Yazid. Berbagai persoalan terkait penanggulangan Covid-19 menjadi pokok bahasan. Salah satunya terkait kendala yang sering terjadi di lapanga dan keluhan yang dialami tim.
“Kita lakukan evaluasi kinerja Satgas Covid-19 di tahun 2020. Dan persiapan antisipasi tindakan adaktif di tahun 2021, sehingga pelaksanaan tugas di tahun ini bisa berjalan secara efektif dan masif,”ucap Azwar Yazid saat diwawancarai usai memimpin rapat, kemarin.
Dari hasil rapat sendiri lanjut Azwar, ke depan akan ada rencana dan aksi yang akan dilakukan. Sehingga nantinya Masyarakat akan lebih menerima tindakan yang dilakukan Satgas Covid-19.
Mulai dari pengetatan protokol kesehatan di tempat keramaian, seperti sesering mungkin melakukan Razia Masker.
Mulai di Pasar-pasar, rumah makan, tempat nongkrong, swalayan, Ramayana dan tempat lainnya yang sering dikunjungi Masyarakat banyak.
Mengingat angka kasus Covid-19 di Kabupaten Lampura cukup tinggi yakni sebanyak 666 orang dan Lampura masih berada di Zon Orange.”Perketatan protokol kesehatan memang harus dilakukan. Apalagi mengingat penyebaran virus tersebut saat ini lebih cepat. Untuk itu masukan dari para Anggota ini sangat kita butuhkan. Sehingga Rantai penyebaran Covid-19 bisa kita putus,”kata dia.
Dalam rapat tersebut juga tambah Azwar, ada beberapa kepala OPD yang mempertanyakan kejelasan bantuan bagi Masyarakat yang dinyatakan Positif Covid-19.
Sebab sudah ada beberapa Camat yang menanyakan kejelasan bantuan bagi Masyarakat yang menjalankan isolasi secara mandiri, baik di tempat yang sudah disiapkan oleh Kecamatan dan Desa masing-masing, maupun yang melakukan Isolasi di rumah.
Ada juga yang mengusulkan agar tim gugus dapat hadir di kegiatan keramaian seperti acara resepsi dalam bentuk apapun.
Tim gugus harus hadir H-2 sebelum acara diselenggarakan untuk mengecek kesiapan protokol kesehatan yang harus dilakukan Saipul hajat. Sehingga penerapan Prokes ini memang benar-benar di jalan dan diterapkan oleh Masyarakat.”Nanti akan kita bahas kembali tentang kejelasan bantuan untuk Masyarakat yang dinyatakan terkonfirmasi poitif Covid-19.
Kemudian pemeriksaan protokol kesehatan di acara Resepsi memang harus dilakukan seperti di Kabupaten lain yang sudah menjalankan itu, Insyaallah kita juga akan menjalankannya,”pungkas Azwar Yazid.(ria/her)






