Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 18 Jan 2021 21:01 WIB ·

Antisipasi Bendungan Way Rarem Jebol Pemkab Lampura Gelar Rapat Bersama UPT Balai Besar


 Foto : Bendungan Way Rarem yang sudah berusia 37 Tahun (foto ist) Perbesar

Foto : Bendungan Way Rarem yang sudah berusia 37 Tahun (foto ist)

KOTABUMI—Bendungan Way Rarem yang terletak di desa Pekurun
Kecamatan Abung Pekurun, Lampung Utara (Lampura), masih dalam kondisi
aman. Namun demikian, bendungan yang sudah berusia 37 tahun itu,
sewaktu-waktu dapat rembes atau airnya meluap. Bahkan kemungkinan
terburuknya jebol. Ini lantaran usia bendungan yang sudah tua, sementara
intensitas hujan yang belakangan sangat tinggi. Sehingga debit air dalam
bendungan terus naik dan berpotensi melebihi kapasitas.

Kepala Dinas PUPR Lampura H. Syahrizal Adhar saat diwawancarai terkait
bendungan Way Rarem, Senin (18/1).

Sebagai langkah antisipasi kemungkinan terburuk yang akan terjadi pada
Bendungan Way Rarem, Pemerintah KabupatenLampura, menggelar rapat
bersama Kementrian PUPR melalui UPT Balai Besar wilayah sungai Mesuji
Sekampung, Senin (18/1).

Dalam rapat yang diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah(OPD) terkait dan
tujuh Camat itu membahas tentang antispasi jika Bendungan Way Rarem
rembes atau bahkan jebol. Selain itu dibahas juga tentang pencegahan
tindakan dini sebelum terjadi musibah yang diakibatkan dari Bendungan Way
Rarem. Rapat bersama ini kita bahas tentang antisipasi jika bendungan Way
Rarem jebol. jelas Kepala Dinas PUPR Lampura H. Syahrizal Adhar, usai
rapat.

Setiap harinya lanjut Syahrizal, tim khusus dari balai besar wilayah sungai
Mesuji Sekampung, aktif melaporkan tentang kondisi air
Baik kondisi debit air, luapan dan jika terjadi rembesan-rembesan pada
Bendungan. Setiap hari ada petugas yang memang mengukur debit air di
bendungan. Hasil pengukuran dilaporkan langsung ke balai besar wilayah
sungai. Sehingga jika terjadi hal yang tidak diinginkan semua bisa bergerak
cepat, paparnya.

Saat ini terus Syahrizal, kondisi bendungan Way Rarem masih dalam
keadaan aman. Namun demikian kemungkinan buruk juga tidak boleh
dikesampingkan. Karenanya Pemkab Lampura bersama UPT mulai
melakukan tindakan dini dan antisipasi.

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh Masyarakat agar menjaga keasrian
yakni menanam tumbuhan keras di perbukitan, guna mengurangi terjadinya
tanah longsor dan kecepatan air saat terjadi hujan lebat. Tetap jaga
kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan di Bendungan. Untuk
warga yang ada di bantaran sungai tetap waspada dan hati-hati, mengingat
curah hujan cukup tinggi akhir-akhir ini, himbaunya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 395 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline