KOTABUMI–Lagi kasus kematian yang diduga akibat terpapar virus Covid-19 di Lampung Utara (Lampura) bertambah. Penambahan terjadi setelah seorang pasien suspect Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) H.M.Ryacudu, Kotabumi, meninggal dunia, pada Rabu (20/1) petang. Dengan demikian jumlah kasus meninggal dunia menjadi 15 pasien.
Prihal kematian pasien suspect Covid-19 itu dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara, Maya Natalia Manan. Disebutkan, jika terdapat satu pasien suspect Covid-19 yang sedang dirawat di RSU meninggal dunia, berjenis kelamin perempuan. “Almarhumah telah dikebumikan di pemakaman umum di Kecamatan Kotabumi Utara. Pemakamannya baru dilakukan pagi ini,” jelas Maya, Kamis (21/1)
Penjelasan Maya ini dibenarkan oleh Plt. Direktur RSUD H.M.Ryacudu, Kotabumi, Syah Indra Husada Lubis. disampaikan jika pasien tersebut merupakan warga Kotabumi Utara.
Menurut Syah Indra, pasien tersebut dirawat di RS sejak tanggal 15 Januari ?lalu. Sebelum dirawat, yang bersangkutan memiliki gangguan pernapasan. Meski begitu, status yang bersangkutan masih suspect Covid-19 dan belum positif Covid-19. “Kenapa disebut suspek karena hasil tes swab almarhumah belum ke luar sampai hari ini meski hasil rapid test-nya positif,”terangnya.
Syah Indra juga menyampaikan, jika sebanyak tujuh ruang perawatan pasien Covid-19 di RS plat merah itu seluruhnya telah terisi. Peningkatan status dari zona oranye ke zona merah berimbas pada penuhnya ruangan pasien Covid-19, dengan masa perawatan antara 5-10 haru. Sebab jika sudah menunjukkan terjadin?ya penurunan gejala, mereka sudah diperkenankan menjalani isolasi mandiri,” terangnya.
Sementara itu, kembali terjadi penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 13 kasus. Dengan penambahan itu maka jumlah kasus Covid-19 Lampura bertambah menjadi 778 kasus. Dengan rinciannya, 589 orang dinyatakan sembuh, 15 orang meninggal dunia, dan ?174 orang lainnya masih menjalani proses isolasi. (ndo/her)






