Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 26 Jan 2021 21:01 WIB ·

Status Lampura Turun ke Zona Orange Padahal Kasus Positif Covid-19 Terus Bertambah


 <span class=Status Lampura Turun ke Zona Orange Padahal Kasus Positif Covid-19 Terus Bertambah "> Perbesar

KOTABUMI–Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Lampung Utara terus bertambah. Teranyar sebanyak 12 warga dinyatakan positif pada Selasa kemarin (26/1). Dengan penambahan itu, total positif Covid-19 menjadi 836 kasus. Anehnya, meskipun terus terjadi penambahan kasus positif Covid-19, namun status Lampura justru kembali ke zona oranye. Penurunan status dari zoba merah ke zona orange itu terhitung sejak Minggu (24/1) lalu. Dengan begitu status zona merah yang disandang Lampura hanya disandang selama sepekan. “Status Lampuara kembali ke zona merah sejak hari Minggu lalu,” kata Maya Natalia Manan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Lampura, Selasa (26/1).

Menurut Maya, soal penetapan status merupakan wewenang Satuan Tugas Covid-19 pusat. Baik itu berupa peningkatan maupun penurunan status. Seperti terhadap kabupaten Lampura yang kembali turun dari status zona merah menjadi zona oranye itu. Hal itu didasari penilaian yang dilakukan dalam sepakan terakhir. Dimana untuk Lampura penilaian itu dilakukan oleh Satuan Tugas Covid-19 pusat sejak tanggal 18 – 24 Januari. Banyak faktor penilaian yang menjadi pertimbangan perubahan status itu di antaranya tidak terjadinya lonjakan kasus secara signifikan. “Yang menilai itu Satgas nasional. Memang kasusnya masih tinggi tapi tidak melonjak drastis seperti pekan lalu,” jelasnya.

Namun demikian, lanjut Maya, perubahan status itu bukanlah bersifat permanen melainkan hanya sementara. Bisa saja status kembali ke merah atau malah turun ke kuning. Semua itu tergantung dengan jumlah kasus yang ditemukan tiap harinya. “Karenanya setiap minggu aAda kemungkinan berubah statusnya, bisa menjadi hijau, kuning ataupun merah, bergantung pada kasus yang terjadi” kata dia.

Disampaikan Maya, status zona merah disematkan pada Lampura sejak tanggal 18 Januari lalu. Kala itu, terjadi kenaikan kasus secara signifikan tiap harinya. 66 kasus positif ditemukan hanya dalam rentan waktu antara tanggal 13 -17 Januari. Diterangkan, Zona oranye merupakan zona yang penyebarannya berisiko tinggi dan potensi virus tidak terkendali. Sementara zona merah merupakan zona virus tidak terkendali.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Lampura, Dian Mauli menjelaskan, soal penambahan sebanyak 12 kasus positif di Lampura.

Ke-12 kasus itu di antaranya tersebar di Kelurahan Tanjung?aman, Kelurahan Tanjungharapan, Kelurahan Kotabumi Tengah, Kelurahan Kotaalam, Kelurahan Rejosari. Kemudian, ada juga di Desa Madukoro, Desa Sidodadi, Desa Pekurun Selatan,

Dalam kasus kali ini, kasus terbanyak ditemukan di Kelurahan Tanjungaman dengan tiga kasus. Urutan kedua ditempati oleh Kelurahan Rejosari dengan dua kasus. Selain kelurahan atau desa tersebut, jumlah kasusnya sama, yakni satu? kasus.

“Ada juga warga Sumatera Utara yang masuk dalam daftar hari ini. Mungkin, yang bersangkutan telah menetap di sini,” katanya.

Ia menyebutkan, dengan penambahan dua belas kasus ini maka total kasus Covid-19 Lampung Utara mencapai 836 kasus. Pasien positif yang selesai isolasi atau sembuh, jumlahnya mencapai 589 orang. Adapun pasien yang sedang menjalani proses isolasi berjumlah ?231 orang. Untuk kasus yang meninggal dunia, jumlahnya mencapai 16 kasus. (ndo/her)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline