Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 7 Feb 2021 20:37 WIB ·

Jembatan Penghubung Antar Desa Putus Dinas PUPR Lampura Kembali Usulkan Pada P2JN dan Kementrian


 Foto IST  Kadis PUPR H. Syahrizal Adhar saat berbincang dengan Masyarakat 2 Desa yang ada di Kecamatan Abung Tengah.
Perbesar

Foto IST Kadis PUPR H. Syahrizal Adhar saat berbincang dengan Masyarakat 2 Desa yang ada di Kecamatan Abung Tengah.

KOTABUMI-Bupati Lampung Utara(Lampura) H. Budi Utomo beberapa waktu lalu mendapat laporan dari Masyarakat Kecamatan Abung Tengah bahwa ada jembatan penghubung antar desa yang putus.
Tak mau membuang waktu, Bupati langsung mengintruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rayat(PUPR) Lampura H. Syahrizal Adhar didampingi jajarannya untuk turun ke Kecamatan Abung Tengah.

Mendapat intruksi tersebut Syahrizal bersama rombongan langsung turun ke Desa Gungung Sadar dan Desa Gunung Gijul.
Di lokasi Syahrizal meninjau jalan dan jembatan yang putus.
Di lokasi ia menemukan kondisi bibir jembatan yang sudah di Pondasi akibat tegerus tahun 2017 lalu.

Dari pangkal dan ujung jembatan semua sudah di Pondasi, dikerjakan oleh Kontraktor tahun 2018 lalu. Namun karena terjadi kendala di persoalan hukum, maka pembangunan badan jalan tidak dapat dilanjutkan.”Untuk kegiatan penyambungan jalan tersebut kami sudah mengusulkan ke Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Provinsi Lampung dan Kementrian PUPR. Untuk realisasinya pernah ter-anggarkan pada DAK 2020. Namun karena Covid-19, dana tersebut di tarik untuk penangan Covid oleh Kementrian Keuangan,”papar Syahrizal.

Untuk itu terus Syahrizal, tahun ini pihaknya kembali mengusulkan kembali. Baik jalan yang ada di simpang gunung sadar hingga jalan yang ada di Gunung Gijul, lebih kurang panjang jalan ada 3 kilometer(km).”Konsep kami, akan ditata semua. Insyaallah kami akan menjadikan Kecamatan Abung Tengah yakni di Desa Gunung Gijul menjadi Polsek Wisata terpadu. Saat kita turun semua kita libatkan baik dari Kecamatan, Desa hingga Tokoh Masyarakat Desa setempat,”jelasnya.

Desa Gunung Gijul tambah Syahrizal, memang tidak memiliki akses jalan alternatif.
Satu-satunya akses jalannya memang dari Simpang Gunung Sadar yakni melalui jembatan.
Pihaknya berharap kepada Desa agar terjadi percepatan untuk membuat jembatan darurat sementara.”Kalau terjadi hujan besar memang jalannya digenangi air, dan airnya tinggi.
Insyaallah kita upayakan tanggap daruratnya terlebih dahulu, kalau untuk permanen itu di tahun 2022 mendatang. Karena tahun ini baru diusulkan kembali,”pungkasnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline