Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 17 Feb 2021 21:26 WIB ·

Jalinsum di Lampung Utara Terancam Putus Jembatan Way Rarem Rusak Nyaris Amrol


 caption : Inilah kondisi jembatan  Way Rarem, yang sudah sangat memprihatinkan dan membahayakan pengendara.
Perbesar

caption : Inilah kondisi jembatan Way Rarem, yang sudah sangat memprihatinkan dan membahayakan pengendara.

Kotabumi–Jalan Lintas Tengah Sumatera terancam terputus ?akibat rusaknya Jembatan Way Rarem di Desa Ajikagungan, Abungkunang, Lampung Utara (Lampura). Bahkan jembatan tersebut terancam ambrol akibat lubang yang menganga yang hanya disangga dengan selembar lempengan baja.

Berlubangnya landasan jembatan diduga tidak adanya pemeliharaan serta kendaraan barang yang melintas melebihi tonase.

Pantauan di lokasi, di bagian tengah jembatan, terdapat dua lubang di bagian kanan dan kirinya. Satu lubang berukuran cukup besar dan satu lubang lainnya berukuran sedang. Besi – besi yang berada di balik aspal terlihat jelas. Kendaraan yang melintas dari dua arah terpaksa bergantian saat melintas di atas jembatan itu.

Siti (45) warga Tanjung Raja, yang melintasi jembatan itu, roda depannya sempat masuk lubang dijembatan tersebut. Setelah di amati jalan tersebut berlubang yang terlihat rangkaian besi cor yang di tutup oleh lempengan baja.

“Sangat ngeri mas, takut bener kita masuk sungai kalau pas ambrol, kita yang mobil kecil aja takut apa lagi dengan truk bermuatan tonase lebih” katanya dengan rasa cemas.

Ditempat yangsama topik (30) warga Aji Kagungan, Abung kunang mengatakan semua kendaraan truck yang melintas muatannya sangat melebihi tonase nya, sangat di khawatirkan akan memakan korban bila runtuh pas ada kendaraan yang melintas di atas jembatan.

“Kami warga sini berharap agar pemerintah secepatnya tanggap sebelum jembatan tersebut ambrol dan memakan korban bang, apa lagi jalur ini kan jalur lintas sumatera” Tukas topik penuh harap

Sementara itu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lampura langsung merespons cepat. Mereka memasang sejumlah rambu – rambu di sekitar lokasi sebagai penanda untuk para pengendara.

“Selain itu, kami juga akan kembali mengirimkan surat kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Lampung dan ditembuskan pada satuan kerja PJN wilayah II Lampung supaya dapat segera memperbaikinya,” kata Kepala Dinas PUPR Lampura, Syahrizal Adhar melalui Pelaksana Tugas Kepala Bidang Bina Marga, Rio Alaska, Rabu (17/2).

Menurut Rio, permohonan perbaikan jembatan itu terpaksa mereka lakukan karena jalan Lintas Tengah Sumatera merupakan wewenangnya Balai Besar Jalan Nasional Lampung. Inilah yang membuat pihaknya tidak dapat segera melakukan perbaikan atas jembatan tersebut. “Karena itu jalan nasional yang pengelolaannya di bawah BBJN maka kami menyampaikan permohonan perbaikan jembatan itu sesegera mungkin,” terangnya. (ndo/her)

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline