KOTABUMI — Puluhan jurnalis yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indoensia (PWI) Lampung Utara (Lampura) di Vaksin, Rabu (24/3) sekira pukul 9.30 WIB.
Ketua PWI Lampura, M. Rozi Ardiyansah menuturkan, di dalam agenda vaksinasi sinovac yang diajukan dari PWI setempat sebanyak 43 orang anggota.
“Yang kita ajukan sebanyak 43 orang, pelaksanaannya hari ini dilakukan di Aula Puskesmas Wonogiri, Kecamatan Kotabumi Selatan” katanya.

Vaksinasi yang diterima para jurnalis yang tergabung di PWI ini lanjutnya, merupakan tahap pertama untuk wartawan, dan ada sebelumnya itu simbolis perwakilan masyarakat yang diwakili oleh Ketua PWI terpilih di Konferkab VII beberapa waktu lalu, oleh dirinya.
“Hari ini khusus untuk wartawan yang tergabung di PWI, khususnya di PWI Kabupaten Lampura” ujarnya.
Selesai menerima vaksin, Riduan selaku Sekretaris PWI Lampura, sekaligus Pimpinan Redaksi (Pimred) Surat Kabar Harian (SKH) Radar Kotabumi menyatakan bahwa, sejatinya, paska penyuntikan vaksin tersebut, tidak ada efek yang dirasakan begitu berat, hanya terasa sedikit mengantuk.
“Manfaatnya selain dari kelancaran kita beraktifitas bagi yang sudah menerima vaksin, ini juga menjaga ketahanan imun tubuh” kata Riduan.
Dirinya juga menghimbau, kepada seluruh jurnalis yang melaksanakan tugasnya untuk tetap menerapkan dan mentaati protokol kesehatan di setiap lokasi melaksanakan tugas sebagai jurnalisnya. Tidak ada yang perlu di takuti atau di khawatirkan dalam penyuntikan vaksinasi tersebut.
“Saya berharap kepada para wartawan, walau sudah melakukan vaksinasi, di dalam bertugas harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Saya juga menghimbau kepada wartawan dan masyarakat yang belum di suntik vaksin harus segera melakukan vaksinasi, karena tidak ada yang perlu di takuti atau di khawatirkan dalam penyuntikan vaksinasi tersebut. Itu kita lakukan demi kebaikan kita bersama” paparnya.
Di lokasi, terpantau penerapan protokol kesehatan telah disediakan pihak Puskesmas Wonogiri, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampura, mulai dari penggunaan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak antar pengunjung satu dengan lainnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Puskesmas (Kapus) Wonogiri, Sukanta menambahkan bahwasanya, vaksinasi adalah satu solusi dalam mengatasi persoalan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dan sejauh ini tak ada kendala dilapangan, sehingga aman bagi masyarakat. Apalagi telah banyak pejabat negeri, termasuk Kepala Pemerintahan-RI, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
“Jangan takut, jangan ragu semua aman. Dan selama ini tidak ada dirasakan terlalu berarti. Harapannya masyarakat dapat ikut semua, guna mendorong ekonomi sesuai arahan pemerintah” tambahnya.
Selain memutus mata rantai penyebaran, lanjutnya, juga diharapkan dapat ikut membantu mendorong roda pembangunan ditengah pendemi saat ini. “Harapannya melalui kegiatan ini dapat memberi motivasi warga yang belum untuk ikut, sehingga dapat sehat dan melanjutkan kehidupannya. Khususnya dalam upaya mendukung ekonomi masyarakat” pungkasnya.
Selain itu, Dr. Endang Sulistiawati, selaku dokter umum puskesmas setempat menambahkan, peserta penerima vaksin pertama ini, wajib untuk mengikuti vaksinasi kedua. Karena jika tidak mengikuti suntik vaksin yang kedua, vaksin yang pertama tidak akan berfungsi optimal. Sebab vaksin kedua untuk penyempurnaan anti body penerima vaksin.
“Penerima vaksin pertama wajib untuk menerima suntik vaksin kedua. Sebab suntik vaksin kedua adalah penyempurnaan anti body” tegasnya. (fer/her)

Puluhan Anggota PWI Lampura Disuntik Vaksin 




