KOTABUMI-Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Utara(Lampura) masih menunggu Instruksi dari Pemerintah Pusat dan Provinsi terkait Safari Ramdhan.”Belum ada surat resmi terkait Safari Ramdhan, kita masih menunggu petunjuk dari Provinsi dan Pusat,”ucap Sekretaris Kabupaten(Sekkab) H. Lekok, kemarin(29/3).
Tak hanya menunggu tentang surat terkait Safari Ramdhan, pihaknya juga tengah menunggu informasi terkait boleh atau tidaknya Solat Tarawih diadakan di Masjid/Mushola.
Jika nanti diizinkan, ia meminta kepada seluruh pihak untuk tidak mengabaikan Protokol Kesehatan(Prokes) demi keamanan dan kenyamanan bersama.”Kita berdoa bersama yang terbaik untuk kita. Saya minta untuk kita semua agar taat Prokes jika nantika Solat Tarawih diperbolehkan,”himbaunya.
Terpisah Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat(Kesra) Pemkab Lampura H. Bambang Hadiansyah menyatakan, hingga saat ini pihaknya juga masih menunggu Intruksi dari Provinsi terkait Safari Ramdhan.
Namun sejauh ini untuk persiapan sudah disusun, mulai dari membentuk tim kepanitiaan Safari Ramadhan serta lokasi-lokasi 23 Kecamatan yang akan di tuju.
Sementara untuk informasi Solat Tarawih dan Pelaksanaan Solat Idul Fitri, kemungkinan besar akan dilaksanakan, dengan catatan harus menggunakan protokol kesehatan yang ketat.
Untuk masjid-masjdi yang ada di Jalan Lintas tidak diperbolehkan menerima tamu dari luar.”Tetap boleh mengadakan Solat Tarawih, tapi tidak boleh menerima tamu dari luar Jamaahnya. Kalau untuk Masjid/Mushola yang ada di Desa itu diperbolehkan untuk mengadakan Solat Tarawih dengan catatan mematuhi semua protokol kesehatan,”pungkasnya.(ria/her)






