KOTABUMI-Tak mau ambil resiko, demi keselamatan dan kesehatan masyarakat luas, Kementrian Agama(Kemenag) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) hingga kini masih menunggu Surat Edaran(SE) dari Kepala Daerah terkair Kegiatan Belajar Mengajar(KBM) tatap muka secara resmi.”Belum kita mulai KBM tatap mukanya, untuk belajar anak-anak kita masih daring. Akan kita buka ketika SE dari Bupati Lampura menyatakan sekolah sudah siap di buka secara resmi,”ucap Kepala Kemenag Lampura Totong Sunardi, Selasa(30/1).
Madrasah sendiri lanjut Totong, tetap berpacu pada Kementrian Pendidikan, sementara untuk di Daerah kembali pada acuan yang di keluarkan oleh Bupatinya masing-masing.
Sebab di Daerah sendiri memiliki Zona yang berbeda-beda, mulai dari zona Merah hingga Hijau.”Kita akan tetap tunggu kebijakan dari pak Bupati Budi Utomo,”paparnya.
Untuk kesiapan Madrasah sendiri dalam melakukan KBM Tatap muka sambung Totong, sudah siap secara Protokol Kesehatan(Prokes).
Mulai dari kesiapan tempat untuk mencuci tangan dengan air mengalir di setiap kelas.
Kemudian ketersediaan Disenfektan, Termogran dan penataan lokal juga sudah siap.”Kita lihat kan untuk SD dan SMP saat ini masih uji coba. Selain itu jam belajarnya juga dipersingkat dengan membut Sift. Kita berdoa bersama semoga Pandemi ini segera berlalu dan semua bisa normal kembali seperti biasanya,”kata dia.
Totong juga menghimbau kepada anak-anak agar tetap semangat dalam belajar di rumah.
Terus jaga kesehatan, patuhi Prokes dimanapun mereka berada, karena Virus Covid-19 tidak memandang usia dan jenis kelamin.”Untuk MIN kita ada tujuh, MTs ada tugas dan MAN kita ada dua,”pungkasnya.(ria/her)






