KOTABUMI–Wilyah Kecamatan Abung Selatan(Absel) merupakan salah satu Kecamatan yang menjadi salah satu wilayah rawan bajir terutama banjir yang melintasi jalan lintas sumatra dan mengganggu lancarnya arus lalulintas AKDP dan AKAP.
Untuk itu kemarin(6/4) Pihak Eksekutif dan Legislatif melakukan peninjauan.
Camat Abung Selatan(Absel) Gunaido Uthama SIP. M.H., menjelaskan, hari ini(kemarin, Red) dirinya bersama 16 Kepala Desa(Kades) mendampingi Anggota DPRD(Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) dari Komisi III, Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat(PUPR), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah(Bappeda) serta Dinas Perhubungan(Dishub) melakukan peninjauan ke Desa-desa yang menjadi titik rawan banjir dan kondisi jalan Provinsi di Desa yang kondisinya dalam keadaan rusak parah.”Sebelumnya, kami kecamatan diundang hearing bersam anggota dewan dari komisi 3 untuk dimintai keterangan dan penjelasan terkait laporan yang masuk ke DPRD.
Dimana hari ini(kemarin, Red) merupakan tindak lanjut dari laporan tersebut, dimana komisi 3 beserta OPD terkait melakukan peninjauan langsung kelokasi yang dimaksd dengan didampingi oleh camat beserta kepala desa se kecamatan abung selatan guna melihat kondisi ril di lapangan,”tutur
Gunaido juga mengucapkan selamat datang dan ucapan trimakasih atas kunjungan dari anggota DPRD komisi III ke wilayah Kecamatan Aabung Selatan guna meninjau lokasi yg sering kebanjiran dan lokasi infrastruktur jalan yang rusak.”Kami mengharapkan kiranya kunjungan komisi 3 dan opd terkait dapat menjembatani atau memfasilitasi bersama OPD terkait di provinsi dan pemerintah pusat.
Dimana lokasi tersebut merupakan kewenangan dari Pemerintah Provinsi dan Pusat melalui dana APBN. Kami juga berharap perbaikan tersebut dapat segera,”paparnya.
Di lokasi Perwakilan dari Tim Komisi III Joni Bedial mengatakan, selain meninjau titik banjir, pihaknya meninjau salah satu jalan Provinsi yang ada di Desa.
Sebelumnya pihak DPRD mendapat laporan dari Masyarakat bahwa jalan yang ada di Abdel ini sangat membutuhkan bantuan dari Pemerintah Provinsi.
Untuk itu pihaknya dari Komisi III usai melaksanakan Bearing bertemu dengan para tokoh langsung melakukan peninjauan.
Pihaknya berharap jalan yang rusak ini harus segera dibangun, mengingat jalan ini sangat urgent. Karena sudah beberapa tahun hanya sekedar di siram aspal saja.”Kami berharap jalan ini tidak hanya sekedar di Hotmix saja. Selain itu kami juga berharap agar pemerintah Pusat memperhatikan gorong-gorong. Kemudian jalan Nasional bisa di perlebar kembali, sehingga tidak terjadi banjir di ruas jalan Lintas Sumatera tersebut,”harapnya.
Ditambahkan Kepala Dinas PUPR Lampura H. Syahrizal Adhar, usai melakukan peninjauan pihaknya akan melakukan koordinasi.
Dan segera di anggaran tahun 2021 atau 2022 pihaknya berharap ada perbaikan seluruh ruas jalan, baik Provinsi maupun Kabupaten.”Kita tidak bisa memberikan angka dan waktu, kita akan proses di Perubahan serta tahun berjalan ini,”pungkasnya.(adv)






