KOTABUMI—Selain menerjunkan Tim Reaksi Cepat(TRC), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Nozi Efialis juga langsung turun ke lokasi meninjau serta memberikan bantuan kepada Korban Bencana Angin Puting Beliung yang ada di Desa Sungkai Barat Lampung Utara(Lampura).”Alhamdulillah kita hari ini(kemarin, Red) langsung turun ke lokasi. Kita meninjau serta memberikan bantuan kepada Masyarakat yang terkena musibah angin puting beliung,”ucap Nozi saat dikonfirmasi Radar Kotabumi, Senin (12/4).
Bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Utara(Lampura) tersebut di salurkan melalui BPBD.
Dengan jumlah bantuan yang diberikan yakni 22 Paket Sembako.
Sementara untuk kerugian material Masyarakat, saat ini sedang diajukan ke Pemkab Lampura untuk mendapatkan bantuan.”Untuk lokasi korban angin puting beliung ada di Desa Gunung Raja kecamatan Sungkai Barat. Semabako yang diberikan berupa beras, minyak, gula, sarden dan lainnya,”jelas Nozi.
Angin puting beliung sendiri tambah Nozi, terjadi pada Jumat(9/4) malam Sabtu.
Ada 10 Rumah yang mengalami rusak parah dan 12 rumah yang mengalami rusak ringan. Bantuan sendiri diterima langsung oleh Camat dan Kepala Desa.
TRC BPBD Lampura juga membantu Masyarakat untuk melakukan evakuasi pohon-pohon yang tumbang.
Karena kebanyakan Masyarakat yang rumahny rusak itu akibat terkena pohon tumbang.”Alhamdulillah warga di lokasi juga ikut berpartisipasi gotong royong membantu Masyarakat yang terkena musibah,”paparnya.
Dirinya juga menghimbau kepada seluruh Masyarakat, mengingat bencana yang terjadi di Lampura tidak hanya banjir, namun juga ada Angin Puting Beliung.
Bupati sendiri sebelumnya sudah mengintruksikan kepada Camata, Kepala Desa/Lurah untuk mengantarkan pengadaan mesin sinso.
Mengingat sering sekali terjadi musibah pohon tumbang.”Kalau mau menunggu petugas dari BPBD datang itu harus membutuhkan waktu, jadi kalau setiap Kecamatan dan Desa ada tidak perlu menunggu waktu lama untuk mengevakuasinya. Apalagi kalau pohon tumbang terjadi di jalan, jika tidak cepat diangkat maka akan menimbulkan kemacetan,”himbaunya.(ria/her)






